JPU Kejati Maluku Kebut Rampungkan Berkas Dakwaan Delapan Terdakwa Tipikor

by
Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku. Foto : terasmaluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Setelah berkas dakwaan perkara tindak pidana korupsi pengelolaan KMP Marsela dan proyek pembangunan cold storage Dinas Perikanan Maluku Barat Daya masuk Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Ambon, kini Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Maluku terus kebut rampungkan dakwaan tiga perkara korupsi lainnya.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba menjelaskan, berkas dakwaan yang kini tengah dikebut penyusunannya oleh Tim JPU Kejati Maluku ini masing-masing perkara tipikor Anggara Belanja Langsung pada Sekretariat Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dengan jumlah terdakwa 5 orang, selanjutnya perkara tipikor Dana BOS SMK 1 Ambon 1 terdakwa dan tipikor retribusi Pasar Mardika Ambon 2 terdakwa.

Perkara tipikor Anggaran Belanja Langsung Setda SBB Tahun 2016 nilai kerugian negaranya sebesar Rp. 8,6 miliar hasil audit Inspektorat Provinsi Maluku dengan terdakwa masing-masing Sekda SBB, Mansur Tuharea alias MT, RT, AP, AN, dan .

Perkara korupsi Dana BOS SMKN 1 Ambon Tahun 2015-2018 yang nilai kerugian negaranya mencapai Rp. 2,2 miliar dengan terdakwa Steven Latuihamallo alias SL.

Kemudian perkara tipikor retribusi Pasar Mardika Tahun 2017, 2018 dan 2019 dengan nilai keurugian negara 1,3 miliar. Terdakwa dalam perkara ini masing-masing Pieter Yan Leuwol, eks Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon serta mantan Kepala UPTD Pasar Mardika, Vecky Marwanaya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Maluku, Wahyudi Kareba.

“Setelah berkas dakwaan dua perkara tipikor dengan jumlah terdakwa 6 orang masuk Pengadilan Tipikor, kini Tim JPU masih kebut rampungkan berkas dakwaan delapan terdakwa dari tiga perkara tindak pidana korupsi lagi,”kata dia saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada kantor Kejati Maluku, Ambon, Kamis (25/11/2021).

Tim JPU kata Juru Bicara Kejati Maluku ini akan mengupayakan agar berkas dakwaan yang masih dikebut itu segera rampung agar secepatnya bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada PN Ambon. “Diupayakan sesegera mungkin,”tandasnya.

Sekedar tahu, berkas dakwaan untuk dua perkara tipikor yang sudah dlimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada PN Ambon oleh JPU Kejati Maluku pada Rabu 24 November yakni untuk terdakwa Billy Ratuhunlory alias BR, Lukas Tapilow alias LT dan Joice Jenita Lerick alias JJL perkara tipikor KMP. Marsela.

Kerugin negara perkara KMP. Marsela Tahun Anggaran 2016 dan 2017 sebesar Rp. 2,1 miliar hasil audit BPKP Perwakilan Provinsi Maluku.

Dan sebelumnya pada 15 November berkas dakwaan tipikor proyek pembangunan cold storage DKP MBD untuk terdakwa JKK yang tak lain Kadis, AG selaku PPK dan ST selaku penyedia jasa dari CV. Berkat.

Dalam perkara ini nilai kerugian negara sesuai hasil audit BPKP juga tercatat sebesar Rp. 1,7 miliar. (Ruzady)