Humas Bursel Gelar Sosoalisasi UU Keprotokolan dan Pelatihan MC

by
Sekda Bursel Sahroel Pawa

NAMROLE – Dalam rangka pengembangan kualitas dan kinerja keprotokolan, Bagian Humas Setda Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mengggelar pelatihan protokol  dan pelatihan MC. Kegiatan  ini dibuka Sekertaris Daerah (Sekda) Bursel, Syharoel Pawa, yang difokuskan di aula Kantor Bupati Bursel, Rabu (12/4).

Sekda menyambut baik kegiatan sosialisasi Undang-Undang Keprotokolan dan Pelatihan MC yang digagas Kabag Humas Setda Bursel, Ariens Solissa untuk pengembangan kualitas dan kinerja protokoler di daerah itu.

Loading…

Dalam arahan singkatnya, mewakil Bupati Bursel, Tagop S Soulisa, Sekda  menyatakan,  didalam sistim penyelenggaraan negara ada tiga pilar penting yaitu, pilar pemberitaan, pilar pemerintahan dan pilar pelayanan kepada masyarakat.

Dikatakan, terkait pilar pemerintahan, merupakan payung di daerah. Artinya, jika pemerintahannya baik, maka pembangunan akan berjalan baik, pelayanan kepada masyarakat akan berjalan baik, begitupun pemberitaan akan menjadi baik pula. ”Tetapi kalau pemerintahannya tidak baik maka kedua yang lainpun pasti dapat dipastikan akan berjalan tidak baik,”tegas Pawa.

Menurutnya, didalam sistim tatanan sosial kehidupan bermasyarakat, pegawai negeri sipil (PNS) adalah panutan dan teladan, contoh. Oleh karena itu sikap perilaku PNS harus betul-betul termasuk didalam tatanan penyelenggaraan, acara-acara keprotokoler yang sudah di atur oleh Undang – Undang.

“Keprotokoleran diatur oleh undang-undang, dan terkadang orang beranggap remeh dan sepeleh soal protokoler, dan ini memang saya sendiri mengamati dan merasakan di daerah ini umumnya dipandang belum sebagai sesuatu yang penting, sesuatu yang esensial,” ujar Pawa.

Padahal, kalau berbicara PNS sebagai pola panutan maka yang terkait protokoler ini sangat penting dalam mengatur alur pemerintahan. ”Kedepan saya minta kepada Kabag Humas  supaya dibikin satu kegiatan lomba atau audisi terkait protokoler dan MC, sehingga kita mendapatkan bibit yang memiliki talenta,” kata Pawa.

Ia juga mengajak para orang tua untuk dapat melatih anak-anaknya sejak usia dini, dimana tampil di berbagai kegiatan lomba sehingga kreaktifitas dan telenta anak dapat terbentuk dengan baik (FIK)