Ibu-Ibu Di Kota Ambon Jualan Baju Baru Bakal Donasi Ke PASIGALA

by

TERASMALUKU.COM-AMBON-Dukungan yang tiada henti terus berdatangan bagi warga korban gempa dan tsunami di Pasigala. Bahkan dalam salah satu tayangan berita disebut ratusan bahkan ribuan bal pakaian berhamburan di pelabuhan. Untuk itu sejumlah donator memilih cara cerdas cepat dan aman saat menyumbang kepada warga di sana.

Sebelas hari usai bencana alam, masyarakat masih menghimpun bantuan bagi korban. Di Ambon, para ibu dari Teras Taklim punya cara unik. Yakni menjual pakaian yang dihimpun dari lapak toko busana yang ada di Kota Ambon. Bukan pakaian bekas, melainkan baru.

“Ini semua sumbangan dari toko-toko. Mereka berikan sukarela dari stok baju baru mereka buat dijual kembali,” aku Nunuk Supriati Anggota Teras Taklim saat mengobral baju di Bazar Amal Donasi Palu – Donggala di depan RM Supira Jalan Kopi Kota Ambon, Rabu (17/10/2018) siang.

Sejumlah perempuan yang tergabung dalam Teras Taklim itu mendatangi pusat perbelanjaan di Kota Ambon. Seperti Maluku City Mall, Ambon Plaza maupun di toko Mardika. Yang disasar yaitu toko pakaian busana muslim dan anak-anak. Menurut Nunuk, baju-baju itu berikan secara sukarela oleh pemilik toko.

Ada yang yang memberikan dari yang ada di etalase juga baju-baju dari stok lama namun dalam kondisi baru dan layak pakai. Seperti yang dijual siang tadi, ada berbagai jenis pakaian. Mulai dari atasan, blus, kemeja, gaun pendek dan panjang, cela, rok, gamis, kerudung, pasminah, jaket hingga celana jins pria pun ada di situ.

loading...

“Harganya mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 70.000. Semua baru bukan bekas yang kami jual,” jelasnya. Sejatinya ide awal mereka hendal menjual oakaian bekas milik pribadi untuk disumbangkan dalam bentuk uang. Namun ide mereka justru mendapat apresiasi dan dukungan dari sesame anggota yang kebetulan punya usaha pakaian.

Bahkan melalui postingan di media sosial, sejumlah pemilik toko merespon niat baik mereka. Ada lebih dari 20 toko pakaian yang memberikan sumbangan baju. Yang dijual tadi siang, hanya sebagian. Nunuk dan beberapa kawan mengaku, masih banyak juga yang belum memberikan bajunya.

Herlina Tuanani, salah saorang pembeli yang memborong cukup banyak barang di situ. Perempuan separuh baya tampak itu menjinjing sekantong plastik penuh pakaian yang nyaris sobek. Usai belanja, dia masih sempat untuk menengok kembali kalau-kalau ada pakaian bagus yang terlewatkan. “Beta belanja ini ada lebih dari Rp 500 ribu. Juga buat bantu ke Palu. Kita beramal lah,” sebutnya bahagia usai berbelanja.

Dia mengatakan sebagai ibu rumah tangga, jelas dirinya tergiur dengan harga pakaian yang begitu murah. Tak tanggung-tanggung uang sejumlah lebih dari setengah juta rupiah dihabiskan dalam beberapa menit. Herlina berencana untuk membagi sebagian pakaian bila tak muat di badan kepada keponakan dan saudaranya di rumah.

Nantinya dana yang terkumpul usai penjualan seluruh pakaian akan diberikan langsung kepada korban untuk meringankan beban mereka di tempat pengungsian. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *