Imunisasi Campak Rubella, Bupati Buru : Anak Buru Harus Terlindungi Dari Penyakit

Imunisasi Campak Rubella, Bupati Buru : Anak Buru Harus Terlindungi Dari Penyakit

SHARE
Bupati Buru Ramly Umasugi

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA-Pemerintah telah mencanangkan Imunisasi Campak dan Rubella tingkat Provinsi Maluku yang dilakukan  Gubernur Assagaff, di MTS Negeri Batu Merah Ambon, Selasa (7/8/2018). Selama sebulan anak-anak di Maluku akan mendapatkan imunisasi campak dan rubella secara gratis.

Di Kabupaten Buru pencanangan program ini juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Buru. Bupati Buru Ramly Umasugi  mengatakan, anak-anak di Kabupaten Buru mendapatkan hak yang sama seperti 35 juta anak lain di Pulau Jawa dan Madura yang sudah terlebih dahulu mendapatkan imunisasi Campak dan Rubella di tahun 2017.

Menurut Bupati dengan imunisasi Campak dan Rubella, anak-anak akan terlindungi dari penyakit yang bisa menyebabkan kesakitan, kecacatan bahkan kematian. “Imunisasi ini akan diberikan secara gratis untuk semua anak yang berusia 9 bulan sampai kurang 15 tahun di seluruh Kabupaten Buru,” kata Bupati.

Bupati berharap, dengan pencanangan ini, target minimal 95 persen anak diimunisasi, agar masyarakat dapat terlindungi dari penyakit ini. “Bila target 95 persen tercapai akan terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity) yang akan melindungi bukan hanya anak-anak dalam cakupan umur 9 bulan sampai dengan 15 tahun, tapi juga bayi-bayi, ibu-ibu muda, dan para lanjut usia yang tidak bisa diimunisasi karena masalah kesehatannya,” katanya.

Bupati mengatakan anak-anak yang telah diimunisasi, selain terlindungi dari ancaman virus Campak dan Rubella juga melindungi komunitas, sehinga anak-anak tersebut pantas disebut pejuang kesehatan komunitas. “Saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bahu membahu mensukseskan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella yang diadakan selama bulan Agustus dan September. Imunisasi bukan hanya tanggung jawab dari Dinas Kesehatan tapi tugas mulia kita bersama untuk melindungi hak anak Indonesia untuk tetap sehat dan ceria,”katanya. (ADI)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...