INGAT, Ini Peringatan Keras Bupati SBT ke Kepala Pemerintah Negeri

by
Bupati Abdul Mukti Keliobas memberikan sambutan saat melantik ratusan Penjabat Negeri dan Negeri Administratif se Kabupaten SBT di Aula Pandopo Bupati, Sabtu (16/1/2021). Foto, Sofyan Kastela.

TERASMALUKU.COM-BULA,– Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Mukti Keliobas mengingatkan seluruh Kepala Pemerintah Negeri dan Negeri Administratif harus transparan soal penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) kepada masyarakat.

Perintah ini disampaikan Bupati saat melantik 120 Kepala Pemerintah Negeri dan Negeri Administratif di Aula Pandopo Bupati, Sabtu, (16/1/2021).  Dihadapan Penjabat Negeri dan Negeri Administratif, Bupati minta panggunaan DD dan ADD harus transparan.

Loading…

“Harus ada papan informasi penggunaan DD dan ADD. Agar masyarakat lebih tau penggunaan keuangan desa,” kata Bupati dalam pelantikan yang dihadiri¬†Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Nasir Rumata dan Kepala Dinas P3MD Jafar Kwairumaratu.

Bupati juga mengingatkan, jangan sampai merasa diri sebagai Kepala Pemerintah Negeri atau Negeri Administratif, lalu mengangkat aparatur desa hanya dari pihak keluarga saja. Bupati menegaskan dirinya tidak ingin mendapatkan laporan hal tersebut.

“Jangan kemudian jadi Kepala Desa, lalu mengangkat perangkat desa dari keluarga sendiri. Sekretaris Desa dari keluarganya, Bendahara Desa dari keluarganya. Beta (saya) tidak mau dengar seperti itu, ya,” tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan agar tidak terjadi perubahan APBD dari kamar ke kamar. “Saya pesankan, agar penyusunan perangkat desa itu hindari yang namanya keluarga, sehingga penyusunan APBD itu, tidak terkesan tertutup,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati Abdul Mukti Keliobas memerintahkan semua yang dilantik harus memahami regulasi menyangkut pengelolaan keuangan dana desa dan alokasi dana desa. Agar tidak bermasalah dengan aparat penegak hukum.

“Untuk itu, saya tekankan, belajar tentang semua regulasi. Baik itu dari peraturan pemerintah sampai pada regulasi lainya. Yang mana jadi tanggungjawab kepala desa, itu harus laksanakan dengan baik, agar tidak berurusan dengan hukum. (Sofyan)