Ini Agenda Kunjungan Presiden Jokowi di Ambon, ke Kampus Unidar Tulehu dan Pengungsi Korban Gempa

by
Presiden Jokowi berselfie tengan warga di Kota Kaimana, Papua Barat, Minggu (27/10/2019). FOTO : BIRO PERS ISTANA

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo akan berkunjung ke Kota Ambon, Senin (28/10/2019). Presiden akan melakukan kunjungan ke lokasi pengungsian korban gempa.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara di Kaimana, Papua Barat, Minggu (27/10/2019). FOTO : BIRO PERS ISTANA

Berdasarkan jadwal kunjungan kerja Kepala Negara dari Pemerintah Provinsi Maluku yang ditandatangani Penjabat Sekda Maluku Kasrul Selang, Presiden dan Ibu Negara akan tiba di Bandara Internasional Pattimura Ambon pukul 19.45 WIT dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan. Presiden akan dijemput Gubernur Maluku Murad Ismail dan jajaran Forkopimda Maluku lainnya.

loading...

Setelah beristirahat di ruang tunggu utama Pemda Maluku, Presiden dan Ibu Negara menuju Hotel Santika Premiere Ambon. Presiden dan Ibu Negara bermalam di Hotel Santika. Tidak ada agenda pada Senin malam.

Sementara itu, Selasa (29/10/2019) pukul 07.00 WIT, Presiden dan Ibu Negara dengan berkendaraan menuju Kampus Universitas Darussalam (Unidar) di Negeri Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Di kampus ini terdapat Posko Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Gempa BPBD Kabupaten Malteng.

Di Unidar, Presiden yang didampingi sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju akan melakukan pertemuan terbatas dengan Latupati, para raja dan tokoh masyarakat kabupaten dan kota yang terdampak gempa 6,5 magnetudo 26 September 2019. Dalam pertemuan ini, Presiden juga akan berdialog dengan Latupati, Raja dan warga terdampak gempa.

Usai pertemuan, Presiden Jokowi dan Ibu Negara melakukan kunjungan ke tenda pengungsian korban gempa dan Rumah Sakit Lapangan dr. Ishak Umarella di kompleks Kampus Unidar Tulehu.

Sekitar pukul 09.30 WIT, Presiden dan Ibu Negara menuju Bandara Intenasional Pattimura untuk selanjutnya terbang ke Palu, Sulawesi Tengah. “Acara sewaktu-waktu dapat diubah,” kata Kasrul. (ADI)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *