Ini Aturan Bagi Penumpang Pesawat yang Datang ke Ambon

by
Gubernur Maluku, Murad Ismail

TERASMALUKU.COM,AMBON,-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mulai berlakukan aturan karantina bagi mereka yang baru datang dari luar Maluku. Mereka yang asli Maluku wajib lakukan isolasi diri di rumah masing-masing. Sedangkan yang pendatang akan diisolasi di Balai Diklat Ambon  yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Hal itu diungkapkan Gubernur Maluku, Murad Ismail di Ambon, Selasa (24/3/2020) siang. Pemprov Maluku telah menyiapkan sejumlah Balai Diklat di Kota Ambon yang difungsikan sebagai lokasi cadangan isolasi. Itu diperuntukkan salah satunya bagi mereka yang datang daru luar Maluku. “Yang asli orang Maluku, kita isolasi di rumah, yang datang dari Jawa itu begitu mereka datang kita isolasi mereka 14 hari. Kita isolasi mereka di Diklat,” tegas Murad.

Sebagai kesiapan pemerintah telah mengadakan 1.000 tempat tidur di Balai Diklat. Sejumlah fasilitas pendukung juga tenaga medis telah siap untuk memantau kondisi kesehatan mereka dalam masa isolasi. Menurutnya jika dalam rentang waktu itu ada yang bosan atau enggan meneruskan isolasi, amaka dia dibolehkan kembali ke daerah asal. Namun dengan pengawalan dan pengawasan ketat hingga tiba di Bandara Pattimura Ambon.

Berdasar laporan yang dia terima, dalam sehari jumlah kedatangan orang ke Maluku melalui bandara ada sekitar 800. Jumlah itu, katanya telah mengalami penurunan. Meski begitu pemerintah tetap mengupayakan berbagai langkah perketat pintu masuk agar rantai penyebaran COVID-19 tidak meluas. “Kita jangan lagi berdekatan. Isolasi diri.  Kalau ini kita tidak disiplin berarti kita selesai,” ucapnya.

loading...

Ketua Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 di Maluku, Kasrul Selang juga menambahkan, seluruh Balai Diklat Provinsi Maluku yang ada di Kota Ambon dialihfungsikan saat ini sebagai tempat karantina atau isolasi. Ini salah satu cara untuk mengantisipasi lonjakan pasien atau orang yang butuh pantauan ketat.

“Dan isolasi fasilitas pemerintah bagi mereka yang datang. 14 hari dia dengar katong. Kalau bosan dan mau pulang katong antar pulang. Kawal sampe bandara,” jelas Kasrul. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *