Ini Lima Tuntutan Pemuda MBD Soal Kajian Amdal PT. Inpex

by
FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Protes pemuda atas nama masyarakat Maluku Barat Daya punya alasan yang kuat terhadap pemerintah provinsi dan PT. Inpex Masela Ltd (Blok Masela). Terdapat lima (5) poin tuntutan utama yang mereka bawa untuk didengar gubernur Maluku, Murad Ismail.

Meski dalam aksi itu harapan mereka pupus, namun tuntutan itu tetap dibacakan dengan tertib selama aksi berlangsung. Berikut poin tuntutan mereka.

Loading...

 

  1. Menolak Amdal yang dilakukan oleh PT. Inpex Masela Ltd sebagai pemrakarsa karena snagat mendiskriminasi Maluku Barat Daya (MBD) dan mengadudomba dengan masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT)

 

  1. Menuntut agar kabupaten MBD dimasukan dalam daerah terdampak dalam proses eksploitasi Blok Masela Karen akajian membuktikan bahwa MBD adalah daerha terdampak ketika Blok Masela beroperasi

 

  1. Menuntut agar PT. Inpex merealisasikan janji mereka untuk membangun fasilitas Balai Pelatihan kerja (BLK) dan fasilitas pendukung yang bertaraf internasional di MBD

 

  1. Menuntut agar PT. Inpex memprioritaskan tenaga kerja lokal dari MBD dan KKT pada saat Blok Masela beroperasi

 

  1. Menuntut agar dalam setiap pertemuan resmi yang diselenggarakan oleh SKK Migas, PT. Inpex, Pempus maupun pemprov Maluku harus melibatkan pemkab MBD

 

Para pemuda ini bersihkeras agar aspirasi mereka bisa didengar langsung oleh gubernur Maluku. Para orator aksi secara bergantian meminta agar pemerintah tidak tutup mata dan memperhatikan kajian amdal yang seperti mendiskriminasi masyarakat MBD. (PRISKA BIRAHY)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *