Insturksi Gubernur ke Kadiknas, Buka Audit Dana BOS Kepsek Bermasalah di Maluku

by
Gubernur Maluku Murad Ismail menjadi pembicara pada webinar Sosialiasi Vaksinasi Covid-19 bagi Tim Penggerak PKK dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) regional 2 Wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua dan Maluku, Selasa (9/2/2021). FOTO : HUMASMALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail, menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Provinsi Maluku, Insun Sangadji, untuk membuka hasil audit Dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) SMA/SMK yang bermasalah se Provinsi ini.

Menurut Gubernur, membuka secara transparan hasil audit ini sekaligus akan menjawab spekulasi soal mutasi sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) SMA/SMA terkait like and dis like.
Padahal faktanya, sejumlah Kepsek SMA/SMK yang dicopot karena ada temuan penyalahgunaan dana BOS.

“Saya tegaskan ya. Mutasi atau dicopot, Kepsek-Kepsek bukan soal like and dis lake atau politik. Tidak sama sekali, mereka dicopot atau diganti itu, karena bermasalah dengan pengelolaan dana BOS sebagaimana hasil audit,” tegas Murad kepada media Sabtu (3/4/2021).

Karena itu, Murad meminta Kadis Diknas agar mempublikasi hasil audit terhadap Kepsek- Kepsek yang bermasalah dengan dana BOS agar dapat menjawab semua spekulasi yang sengaja dikembangkan pada Medsos untuk menyerang pemerintah.

“Harus dibuka transparan agar publik tahu, bahwa kenapa mereka diganti atau dicopot dengan Kepsek baru. Dan saya juga akan meminta mereka (Kepsek), yang bermasalah sesuai hasil audit harus diproses hukum,” tandas Murad.

Mantan Dankorps Brimob ini menambahkan, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Maluku, langkah Kadis Diknas, Insun Sangadji, mencopot dan menempatkan pelaksana tuhas bagi Kepsek yang bermasalah dengan pengelolaan dana BOS adalah langkah maju yang patut diapresiasi.

“Bagaimana pendidikan di Maluku mau maju dan berkualitas kalau pengeloaan dana BOS disalagunakan. Kepsek-Kepsek seperti itu harus dicopot, sehingga kualitas dan mutu pendidikan di Maluku bisa maju,”tukasnya.