Dubes Panama Jatuh Hati Dengan Maluku

Dubes Panama Jatuh Hati Dengan Maluku

SHARE
Salah satu fasilitas dan spot foto di pantai yang jadi daya tarik bagi Duta Besar Panama untuk Indonesia saat berlibur ke Maluku. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kemolekan Tanah Maluku menarik perhatian mata dunia. Negeri di timur Indonesia itu masih menyimpan banyak tempat indah yang tak banyak diketahui. Deborah Hi Ng de Cogley, Duta Besar (Dubes) Panama untuk Indonesia salah satu yang kepincut.

Dalam perjalanan bersama beberapa staf kedutaan, mereka singgah di beberapa lokasi andalan Maluku. Bahkan sang Dubes sampai takjub dengan satu lokasi di Pulau Kei, Maluku Tenggara. Kota Ambon, Sawai, Ora Beach Pulau Tujuh, Bair, Pasir Panjang Kei merupakan destinasi rombongan. Alam yang asri, kontur pantai dan laut yang teduh membuatnya terlena dengan Maluku.

Deborah Hi Ng de Cogley, Duta Besar Panama untuk Indonesia tersentuh dengan empat bocah yang mengelola sendiri Pantai Madwaer di Kei Kecil, Malra. FOTO : ISTIMEWA

Glenn Wattimury, pemandu rombongan itu mengaku mereka amat terkesima dengan Maluku. Apalagi alam di timur Indonesia itu tak jauh beda dengan negara asal mereka, Panama. “Mereka suka sekali. Ibu Dubes itu sampai heran dengan Gua Hawang,” ucap Glenn yang menemani rombongan sejak 9 September hingga 12 September lalu kepada Terasmaluku.com, Jumat (14/9/2018).

Dari sekian tempat wisata, Deborah mengaku dibuat heran dan terkesima oleh Goa Hawang. Gua itu terletak di Desa Letvuan 15 KM dari Kota Tual. Deborah, lanjut Glenn, heran melihat air yang begitu jernih di dalam gua. Seperti Kristal dan diberi penerangan, semua terlihat jelas dan terasa aneh. Air yang bersumber dari mata air Evu itu begitu sejuk.

Kita seperti diajak mengunjungi dunia berbeda yang dikelilingi dinding batu. Kondisi alam tropis yang khas serta lingkungan yang bersih di Kei, jadi hal paling berharga. Umumnya lokasi wisata ramai dan kotor tak terawat. Namun beruntung Deborah seperti benar-benar disambut dengan panorama indah dan bersih saat datang ke Kei Maluku.

“Saya sangat terkesan dengan goa. Saat masuk kesana dikelilingi dinding batu dan airnya begitu jernih. Saya tidak tahu apa yang membuatnya begitu jernih seperti itu,” kata Deborah heran dalam sebuah video pendek yang direkam oleh Glenn. Namun yang pasti dia ikut bahagia, atas alam Maluku.

Ada juga Pantai Madwaer yang dikelola empat orang anak. Pantai yang teduh dan rapi meluluhkan hati Deborah. Kerja keras dan semangat anak anak itu patut direplika untuk pengelolaan tempat wisata lain di Maluku. Di Kei, alamnya lestari dan dijaga betul oleh warga setempat. Dalam kunjungan jalan jalannya itu, Deborah juga melihat berbagai peluang pengembangan di Maluku.

Hal itu mengingat Panama dan Maluku tak beda jauh. Ketua Genpi Maluku itu juga diberi pesan oleh Debroah. Menurut Deborah, keindahan itu jangan disembunyikan dan jangan egois untuk dinikmati sendiri. “Tempat wisata di Maluku haruslah dikelola dengan baik tanpa merusak alam,” sebut Glenn mengulang pesan Deborah saat berlibur di Maluku. (PRISKA BIRAHY)

loading...