Jadikan Provinsi LIN, KKP Berikan 134 Kapal Untuk Nelayan Maluku

by
Dirjen Tangkap KKP Syarif Wijaya menyerahkan sejumlah paket bantuan kepada nelayan Maluku termasuk 134 kapal di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tantui, Ambon Rabu (6/11). FOTO : ALFIAN SANUSI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,AMBON-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan 134 kapal buat koperasi nelayan yang di Provinsi Maluku. Dirjen Tangkap KKP Syarif Wijaya menyerahkan langsung bantuan kapal tersebut kepada perwakilan nelayan yang dipusatkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara  Tantui, Ambon Rabu (6/11).

Pemberian kapal kepada nelayan  dengan ukuran bervariasi ini menurut Syarif  sebagai bentuk kesungguhan KKP  membangun Provinsi Maluku menjadi Lumbung Ikan Nasional (LIN). Salah satu bukti itu menurunya,  yakni mendorong program KKP kepada masyarakat Maluku.

Loading…

“Salah satu bukti dari program kita untuk membangun Lumbung Ikan Nasional itu memberikan kapal kepada nelayan di Maluku yang diselesaikan akhir tahun ini,” kata Syarif.

Ia menyebutkan, kapal yang diserahkan untuk koperasi nelayan Maluku ini berukuran dari 3JT, 5JT, 10JT, dan 20 JT.  Selain pemberian kapal, menurut Syarif, KKP RI juga memberikan alat-alat tangkap, permodalan, asuransi dan juga menyelesaikan tanggungan di masa lalu.

“Di masa lalu ada tanggungan beberapa kapal yang dibangun dan belum bisa beroperasi karena ijin-ijinnya belum keluar. Maka kita selesaikan bersama dengan Kementerian Perhubungan RI untuk bisa beroperasi,” ujarnya.

Syarif  juga mengatakan, dengan cara seperti ini masyarakat Maluku dapat membangun Provinsi Maluku  sebagai LIN.  Terkiat LIN, Syarif mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mengejar formalnya  namun secara program, Lumbung Ikan Nasional  sudah diwujudkan.

“Mudah-mudahan di tahun 2018 dan 2019 mendatang kita mendapat dukungan penuh dari Komisi DPR RI agar dapat mewujudkan keinginan untuk Maluku menjadi Lumbung Ikan Nasional,” terangnya. Hadir dalam penyerahan  bantuan kapal ini, Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, anggota DPR RI Maicel  Wattimena dan sejumlah pejabat Pemprov Maluku lainnya. (IAN)