Jaksa Geledah Rumah Tersangka Korupsi Bank Maluku di Kudamati

by
Tim Kejati Maluku di rumah Hance

AMBON- Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Selasa (30/8) sore mendatangi  rumah Hance Toisuta, tersangka dugaan korupsi pengadaan Kantor Cabang Bank Maluku di Surabaya tahun 2014  senilai Rp 54 Miliar.

Tim yang diketuai Kasi Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejati Maluku, Ledrik Takandengan  ini mendatangi  rumah Direktur CV. Harves di kawasan Jalan Dr. Kayadoe Kudamati Ambon dan melakukan penggeledahan.

Tim kejaksaan berkoordinasi dengan penghuni rumah itu. Penggeledahan mendapat pengawalan ketat aparat Brimob Polda Maluku bersenjata lengkap. Sejumlah pengacara tersangka  juga ada saat tim penyidik kejaksaan di rumah Hance.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kejaksaan terkait penggeledahan ini. Namun informasi yang diperoleh Terasmaluku.com dari sejumlah anggota tim penyidik menyebutkan, selain penggeledahan, jaksa juga akan menyita  rumah Hance ini terkait kasus dugaan  korupsi pengadaan lahan dan gedung Kantor Bank Maluku di Surabaya tahun 2014 senilai Rp 54 Miliar.

Hance yang kini ditahan pihak Kejati Maluku di Rutan  Kelas II Ambon ini adalah rekanan Bank Maluku untuk pengadaan lahan dan  gedung Kantor Cabang  Bank Maluku di Surabaya. Hance adalah orang yang menjembatani pengadaan lahan dan gedung kantor cabang Bank milik Pemprov Maluku dan Maluku Utara itu.  Hingga Selasa sore, tim penyidik masih melakukan penggeledahan rumah Hance.

Dalam kasus ini, Kejati Maluku juga sudah menahan  mantan Dirut Utama Bank Maluku dan Maluku Utara (Malut) Idris Rolobessy  dan Kepala Devisi dan Renstra Bank Maluku Malut, Pedro Tentua. ADI