Jalan Panjang Perjuangan Ratusan Honorer K2 SBT

by
Ketua Forum Honorer K2 dan Honorer FHK2A Kabupaten SBT Irwan Rumoma menyerahkan data tenaga honorer kepada Ketua Komisi A DPRD Maluku saat pertemuan di Jalan Baru KPU, Kota Bula, Kamis (31/1/2019). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-BULA-Komisi A DPRD Provinsi Maluku melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Dalam kunjungannya, para wakil rakyat ini menggelar sejumlah agenda. Diantaranya bertemu dengan tenaga honorer Kategoreri 2 di Sekretariat Forum Honorer K2 dan Honorer Aktif (FHK2A) di Jalan Baru KPU, Kota Bula, Kamis (31/1/2019).

Dalam pertemuan itu, Ketua Forum Honorer K2 dan Honorer FHK2A Kabupaten SBT Irwan Rumoma mengapresiasi kedatangan anggota Komisi A DPRD Maluku dalam meresap aspirasi tenaga honorer di daerahnya. Rumoma menyampaikan kekecewaannya kepada Pemkab dan DPRD SBT yang dinilainnya mengabaikan nasip tenaga honorer. Padahal lanjut dia tenaga honorer sudah mengabdi bertahun-tahun di kabupaten berjuluk Ita Wotu Nusa itu.

“Jujur saja bapak-bapak, kami sangat kecewa terhadap Pemda dan DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur, keinginan kami ini sudah berulang kali kami sampaikan ke mereka. Bahkan dengan berbagai cara, tapi begini kondisi kami, tidak diperhatikan,” kata Rumowa.

Rumowa mengungkapkan tenaga honorer yang jumlahnya 405 orang di lingkup Pemkab SBT. Dari jumlah itu ada yang sudah mengabdi selama 10 tahun, dengan usia yang tidak lagi muda. Dengan usia tersebut menurut Rumowa tidak mungkin lagi bersaing dalam perekrut CPNS online. “Para honorer ini rata-rata usia diatas 35 tahun, kami juga mengabdi di daerah ini sudah lebih dari 10 tahun, bahkan ada yang sudah 15. Karena itu kami berharap DPRD bisa memperjuangkan nasib kami ke pemerintah daerah hingga ke pemerintah pusat agar ada kebijakan khusus untuk kami diangkat jadi PNS,” tuturnya.

loading...

Menanggapi aspirasi tenaga honorer SBT itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Maluku, Konstantius Kolat Feka mengatakan, kedatangan mereka salah satunya mendengarkan secara langsung aspirasi tenaga honorer SBT. Menurut Kolat feka aspirasi tenaga honorer akan ditindak lanjuti kepada Pemkab SBT lewat pertemuan Komisi A DPRD Provinsi dengan Bappeda SBT pada Jumat (1/2/2019).

Ketua Komisi A DPRD Maluku Fredi Rahakbauw berharap dalam pertemuan itu Sekda dan Kepala BKD SBT bisa hadir, sehingga secara teknis bisa menjelaskan nasib 405 honorer K2 di kabupaten itu. “Diharapkan lewat pertemuan itu dapat menghasilkan solusi yang bisa diterima oleh semua pihak,” kata Rahakbauw.

Namun ia mengakui pihaknya tidak bisa menjamin keinginan para tenaga honorer untuk diangkat menjadi PNS. Karena menurutnya kewenangan tersebut ada di pemerintah daerah dan pemerintah pusat. DPRD hanya sebatas menyampaikan dan mendorong melalui politik anggaran dalam pembahasan di DPRD Provinsi Maluku nanti.

“Kami berjanji aspirasi saudara-saudara akan disampaikan kepada Pemkab SBT. Bahkan aspirasi ini akan kami sampaikan ke Pemprov Maluku dan Komisi ll DPR RI serta Menpan-RB di Jakarta,” kata Rahakbauw.(RUSLAN)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *