Jalankan Prokes Ketat di Bandara Pattimura Pastikan Calon Penumpang Aman

by
Pemeriksaan suhu tubuh di Bandara Pattimura Ambon sebelum pemeriksaan berkas rapid test

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Ambon yang kini masuk PSBB Transisi VIII ketat jalankan protokol kesehatan (prokes). Di pintu masuk wilayah, Bandara Pattimura Ambon misalnya penerapan prokes dibuat sangat ketat. Hal itu mengingat Ambon yang baru saja turun dari zona merah ke zona oranye.

Keberhasilan warga dan pemerintah dalam memerangi virus covid-19 perlu dukungan dan kerjasama yang solid. Seperti yang tampak di bandara, pemeriksaan kesehatan yang berlapis pastikan penumpang yang datang pun pergi berada dalam kondisi aman.

Pemeriksaan berkas eHAC oleh petugas karantina kesehatan di Bandara Karel Sadsuitubun Airport (LUV), Langgur, (3/11).

Seperti pengecekkan suhu tubuh di pintu masuk keberangkatan, pengaturan jarak duduk calon penumpang sebelum pemeriksaan berkas. Serta pemeriksaan berlapis berkas rapid test atau surat hasil swab oleh pihak karantina kesehatan.

Chandra A Suryatmaja, PTS. Legal, Compliance, and Stakeholder Relation Manager menjelaskan aturan itu telah diterapkan pihak Angkasa Pura I serempak. “Bandara Angkasa Pura I menerapkan protokol kesehatan mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan WHO. Selain itu kami juga terus bertukar informasi terkini terkait covid-19 dengan Tim satgas COVID-19 dan Kantor Kesehatan Pelabuhan,” jelas Chandara kepada Terasmaluku.com sore tadi melalui pesan singkat, (3/11/2020).

Loading...

Di tahap pemeriksaan, berkas hasl rapid milik calon penumpang akan divalidasi berlapis. Petugas karantina juga memastikan rumah sakit dan dokter yang menerbitkan surat rapid. Bahkan wartawan sempat menjumpai ada petugas karantina yang memastikan keaslian hasil rapid test dengan meminta calon penumpang menunjukkan bekas suntikan.

Tak hanya di bandara Ambon. Bandara Karel Sadsuitubun Airport (LUV), Langgur Kabupaten Maluku Tenggara juga punya sistem keamanan serupa.

Penumpang yang masuk ke ruang kedatangan akan dicek kemabli suhu tubuh. Tak lupa petugas karantina memastikan para penumpang telah mengisi riwayat perjalanan melalui aplikasi eHACIndonesia. Itu merupakan aplikasi yang diwajibkan oleh kemerinterian kesehatan sebagai cara traking jejak pergerakan orang di Indonesia.

Andi syamsainal, petugas karantina kesehatan bandara Langgur, Tual menjelaskan hal itu. “Setiap pelaku perjalanan wajib mengisi eHAC. Ini diisi sebelum berangkat. Jadi jika tahu mau bepergian unduh dan diisi,” terangnya saat menjelaskan penggunaan aplikasi kepada sejumlah penumpang di ruang kedatangan Bandara Karel Sadsuitubun Airport (LUV), Langgur Kamis (29/10/2020). Pihaknya mengimbau agar para calon penumpang atau pelaku perjalanan dapat mengisi aplikasi tersebut sebelum berpindah lokasi. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *