Jembatan Layang Batu Merah Dibangun Atasi Kemacetan di Ambon

by

AMBON-Untuk mengatasi kemecetan di kawasan Batu Merah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku akan membangun Fly Over (Jembatan Layang) Batu Merah. Dana untuk pembangunan Fly Over senilai Rp 400 miliar lebih sudah disediahkan Kementrian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Gubernur Maluku Said Assagaff menyatakan, saat ini tinggal menunggu langkah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk melakukan pendekatan sosial kepada warga Desa Batu Merah di jalur jalan yang akan dibangun proyek tersebut. Gubernur minta Kepala Dinas Perhubungan Maluku Benny Gaspers untuk membantu Pemkot Ambon menata ulang kawasan Batu Merah dan pertigaan Mardika yang selama ini macet.
“Pak Kadis Perhubungan nanti bantu Pak Walikota untuk kita tata ulang jalur macet di Batu Merah, Pak Menteri PU sudah menyiapkan dana 400 miliar untuk bangun Fly Over di Batu Merah sehingga nanti tidak ada kemacetan lagi. Dananya sudah ada tinggal masalah sosial beres langsung dibangun,” kata gubernur ketika meresmikan Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Maluku di kawasan Air Salobar Ambon, Senin (25/4).
Pembicaraan lisan antara gubernur dan walikota soal rencana pembangunan proyek itu sudah dilakukan beberapa kali. Namun gubernur minta Sekda Maluku Hamin Bin Taher untuk menyurati Walikota Ambon Richard Louhenapessy secara resmi agar melakukan pendekatan dengan warga sehingga mereka mau lokasi rumahnya dibangun Fly Over.
Menurutnya, Kementrian PUPR akan mengganti rugi rumah – rumah yang akan dibangun Fly Over. Jika lokasi yang akan dibangun tidak ada masalah lagi dengan warga, maka Pemprov Maluku langsung membangun tersebut.
“Menteri bilang yang penting masalah sosial di jalur untuk fly over itu diselesaikan. Modal kita hanya dekati warga sehingga mereka mau dipindahkan dan akan bangun rumah mereka di lokasi lain lebih bagus dari yang ada saat ini. Dana semuanya dari Kementrian PUPR,”katanya.
Ia menyatakan, jika masalah sosial tuntas maka dengan sendiri Kementrian PUPR langsung mengucurkan dana Rp 400 miliar untuk pembangunan Fly Over itu. Pembangunan jembatan layang itu diyakini gubernur menjadi solusi kemacetan di wilayah Batu Merah secara khusus dan kawasan lain di sekitarnya. Kawasan Batu Merah ini menjadi pintu masuk dan keluar pusat Kota Ambon.
Setiap hari di lokasi ini terjadi penumpukan semua jenis kendaraan baik yang masuk maupun keluar pusat Kota Ambon, sehingga menyebabkan kemacetan tidak hanya di kawasan itu tapi juga daerah lainnya berdekatan dengan Batu Merah. ADI