Jenazah di Bawah JMP Ternyata Dibunuh, Polisi Ringkus Terduga Pelaku

by
Aparat Polresta Pulau Ambon melukan olah tempat kejadian perkara penemuan jasad Firman di bawah JMP Kota Ambon, Kamis (19/8/2021) FOTO : Humas Polresta Ambon

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Penemuan jenazah Firman alias La Tole, 20 tahun di bawah Jembatan Merah Putih (JMP) Kota Ambon, Kamis (19/8/2021) pagi terjawab sudah.

Tak kurang dari 24 jam, aparat Polresta Pulau Ambon berhasil menangkap dua orang terduga pelaku pembunuhan Firman yang juga tukang ojek itu. Keduanya adalah AP, 21 tahun dan RB, 17 tahun.

BACA JUGA : Firman Ternyata Dibuang Dari JMP Setelah Dianiya Oleh Dua Tersangka Ini

Terduga pelaku ditangkap aparat Reskrim Polresta Pulau Ambon di Kecamatan Leihitu dan langsung dibawa ke Mapolresta Pulau Ambon pada Jumat (20/8/2021) pagi.

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Ambon, AKP Mido. Namun belum diketahui motif dan bagaimana korban dibunuh.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatulang yang dikonfirmasi Terasmaluku.com, Jumat siang membenarkan penangkapan tersebut.

Namun Leo menolak menyebutkan identitas pelaku dan kronologis serta motif kasus ini.

Leo mengatakan, pihaknya akan menyampaikan pengungkapan kasus tersebut kepada publik pada jumpa pers Jumat siang di Mapolresta Ambon.

“Iya benar (ada yang kita tangkap). Sabar dulu ya masih melengkapi data-data, nanti mau rilis jam 3 siang,” kata Leo.

Sehari sebelumnya pada Kamis (19/8/2021) pagi, jenazah Firman ditemukan di bawah JMP Desa Rumah Tiga Kota Ambon.

Aparat kepolisian kemudian membawa jenazah Firman ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku.

Keluarga korban kemudian mengambil jenazah, namun mereka menolak untuk dilakukan otopsi untuk mengungkap kasus ini.

Penemuan jasad Firman sempat heboh, dan videonya viral di media sosial.

Namun kematian Firman menimbulkan pertanyaan, apakah korban dibunuh dan jasadnya dibuang di bawah JMP atau sebaliknya korban bunun diri.

Editor : Hamdi