JKN-KIS, Salah Satu Bukti Hadirnya Pemerintah

by
FOTO : Leonardus Tugu Lewomuda (tengah) peserta PBI APBN

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Leonardus Tugu Lewomuda (56) atau pria yang akrab disapa Leo merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) asal Kota Ambon. Leo bersama seorang istri dan lima orang anaknya terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung atau dibayarkan oleh pemerintah.

Keseharian Leo saat ini hanyalah berkebun. Ia merasa sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS, terlebih yang dijamin oleh pemerintah. Leo juga beranggapan bahwa pemerintah sudah tepat sasaran dalam memilih peserta PBI.

“Keseharian saya hanya berkebun, anak saya lima masih kecil-kecil. Apabila ada yang sakit, saya tidak bisa bayangkan betapa pusingnya saya apabila tidak ada JKN-KIS. Saya bersyukur terdaftar sebagai PBI yang didaftarkan oleh pemerintah. Saya rasa pemerintah sudah tepat sasaran,” ungkap Leo, Jumat (27/12/2019).

Leo juga bercerita bahwa pernah pada suatu ketika kedua anaknya sakit secara bersamaan dan harus dirawat inap di Rumah Sakit. Kedua anaknya dirawat kurang lebih selama tiga hari di rumah sakit yang sama. Namun pada saat itu Leo tidak khawatir lagi soal pembiayaannya karena seluruh biayanya sudah dijamin JKN-KIS.

“Pernah waktu itu, dua anak saya sakit dan harus dirawat menginap di rumah sakit kurang lebih selama tiga hari. Karena saya memiliki JKN-KIS yang dibanu pemerintah, Puji Tuhan saya tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk membayar rumah sakit” ujarnya penuh rasa syukur.

Diusianya yang tidak muda lagi ditambah dengan tanggungan keluarga yang cukup banyak, Leo berharap kepada Pemerintah agar terus memerhatikan kesehatan masyarakat yang kurang mampu. Dengan hadirnya Pemerintah, beban kehidupan mayarakat akan berkurang.

“Saya sangat berharap pemerintah terus memberikan perhatian kepada masyarakat seperti kami. Semoga program ini terus ada dan semakin baik lagi. Kalau tidak ada JKN-KIS, kami mana mampu memiliki asuransi kesehatan,” harap Leo.

Memiliki asuransi kesehatan mungkin hal biasa untuk sebagian orang. Tapi untuk Leo dan peserta lainnya yang tidak memiliki penghasilan lebih, mereka hanya bisa bergantung pada program Pemerintah, lewat Program JKN-KIS ini. Program ini ada dengan prinsip gotong royong, peserta yang sehat membantu peserta yang sakit dengan iuran yang rutin dibayarkannya. (ADVERTORIAL)