John Ruhulessin, PMI dan Masyarakat Bersatu Atasi covid-19

by
Suasana Perayaan HUT ke-75 PMI Daerah Maluku di Hutan Mahia Leitumur Selatan Kota Ambon, Sabtu (3/10/2020). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Di tengah masih merebaknya penyebaran covid-19 saat ini masyarakat diminta agar tidak lengah dan lepas kontrol. Angka pasien covid terus meningkat, bahkan tenaga medis seperti dokter juga meninggal jumlahnya sudah di atas seratus akibat virus menakutkan ini. Olehnya, semua pihak agar tetap waspada dan proaktif mengatasi pandemi ini.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Maluku, Dr John Ruhulessin menghimbau segenap elemen masyarakat termasuk anggota PMI agar serius memperhatikan dan mempraktikan protokol kesehatan terkait upaya pencegahan penyebaran virus covid 19. “PMI harus menjadi garda terdepan pelaksanaan protokol kesehatan yakni pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak sertah hindari kerumunan,” tegas Ruhulessin.

Himbauan ini disampaikan Ruhulessin pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Palang Merah Indonesia yang dilaksanakan di lokasi hutan Desa Mahia Kecamatan Leitimur Selatan. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PMI Kota Ambon, Edwin Pattikawa dan jajaran pengurus, Sabtu (3/10/2020),

Ketua PMI Maluku menegaskan komitmen PMI agar segenap pengurus dan relawan PMI baik Tenaga Sukarela (TSR) maupun Korps Sukarela (KSR) tetap konsisten melaksanakan protokoler kesehatan dan menjadi contoh bagi masyarakat.

Loading...

“Kita tidak boleh anggap enteng dengan virus ini. Kita perlu mendukung program pemerintah untuk mengatasi penyebarannya. Tidak bijak jika kita saling menyalahkan bahkan meragukan bahwa virus ini benar-benar ada,” ungkap dosen senior Fakultas Teologi UKIM Ambon ini.

Pilihan lokasi kegiatan di hutan Mahia menunjukan bahwa manusia dan alam merupakan satu kesatuan. “Alam jangan dirusak tetapi harus dijaga. Jika alam rusak maka manusia juga terancam” tandas Ruhulessin. Ia menyatakan bahwa alam dan manusia harus menjadi sahabat.

Selanjutnya Ruhulessin menandaskan bahwa protokol kesehatan mesti menjadi kultur dan perilaku sehat. “Ini harus menjadi live style, gaya hidup masyarakat. Bukan formalitas saja” ungkap Ruhulessin.

Pada kesempatan perayaan HUT ke-75 itu ia mendorong semua pengurus PMI di seluruh kabupaten kota di Maluku agar tetap sinergis dengan pemerintah dan masyarakat untuk melindungi kemanusiaan, khususnya ancaman covid 19.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat serta semua pihak yang selama ini mendukung program-progam PMI yang berdimensi kemanusiaan dan kebangsaan “Mari kita bersatu atasi pandemi ini” pungkas Ruhulessin. (Rudy Rahabeat, Kontributor Terasmaluku.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *