Jual Senpi ke KKB Papua, Dua Oknum Anggota Polresta Ambon Terancam Hukuman Mati Dan Dipecat

by
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang saat berikan keterangan pers di Mapolresta Ambon, Selasa (23/2/2021) didampingi Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Syaripudin dan juga Danpomdam XVI Pattimura Kolonel Cpm Paul Jhohanes Pelupessy. Foto : Istimewa

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease mengungkapkan saat ini setidaknya sudah enam tersangka yang diamankan di Rutan Mapolresta Ambon terkait kasus penjualan senjata api ke Papua.

Dari enam orang tersangka ini, dua diantaranya merupakan oknum anggota Polri yang bertugas di Polresta Ambon. Yakni berinisial SPH dan MRA. Sedangkan empat tersangka lainnya merupakan warga sipil masing-masing-SN, RM, HN dan AT.

“Kami sudah melakukan penahanan sebanyak 6 orang, dua oknum anggota Polri SHP dan MRA dan empat warga sipil masing-masing SN, RM, HN dan AT. Saat ini sudah kami amankan di Rutan Polresta Ambon,”ungkap Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang saat berikan keterangan pers di Mapolresta Ambon, Selasa (23/2/2021) yang didampingi Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Syaripudin dan juga Danpomdam XVI Pattimura Kolonel Cpm Paul Jhohanes Pelupessy.

Keenam tersangka ini lanjut Kapolresta disangkakan dengan UU Darurat. “Kepada yang bersangkutan kami sangkakan Pasal 1 UU RI Nomor 12 Tahun Tentang UU Darurat dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun,”sambungnya.

Sementara Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Syaripudin menambahkan selain hukuman pidana, dua oknum anggota Polri yang bertugas di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease yang terlibat kasus penjualan senpi ini juga terancam dipecat.

“Apabila seorang anggota polri melakukan tindak pidana dan diancam dengan hukuman minimal 4 tahun penjara, itu ada sanksi tambahan melalui sidang komisi kode etik berupa dipecat sesuai PP Nomor 1 Tahun 2003 Pasal 12 Ayat 1,”tandasnya.

Senjata Rakitan Dijual Seharga Rp. 20 Juta

Halaman Selanjutnya…