Jual Tidak Sesuai Ketentuan, Pemkot Palu Tertibkan Enam Pangkalan Gas Elpiji 3 kg

by
Sejumlah anggota Satgas Monitoring Pengendalian/Pengawasan Pendistribusian BBM dan LPG Kota Palu memantau peredaran dan penjualan LPG 3 kilogram di salah satu pasar di Kota Palu, Kamis (11/3). ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu.

TERASMALUKU.COM, PALU,- Pemerintah Kota Palu melalui Satgas Pengawasan Gas Elpiji dan Bahan Bakar Minyak (BBM) menertibkan enam pangkalan elpiji 3 kg nakal karena menjual elpiji tidak sesuai ketentuan atau di atas harga eceran tertinggi (HET).

Asisten II Bidang Perekonomian Pemerintah Kota Palu Denny Taufan selaku Ketua Satgas Pengawasan Elpiji dan BBM mengatakan, enam pangkalan elpiji nakal tersebut berada di dua lokasi yakni empat pangkalan di Pasar Tradisional Masomba dan dua pangkalan di Jalan Dewi Sartika.

“Berdasarkan laporan laporan warga tentang adanya pangkalan gas elpiji 3 kg yang nakal itu, maka tim satgas melakukan tindakan penertiban. Kini prosesnya sudah pada tahap pemberian berita acara pemeriksaan (BAP) di Kepolisian Resor Palu,” katanya, di Palu, Kamis.

Ia menyatakan penertiban yang dilakukan dan pelaporan pemilik pangkalan kepada aparat penegak hukum merupakan bentuk keseriusan Pemkot Palu untuk mengatasi pemilik pangkalan yang menjual elpiji tidak sesuai ketentuan dan melakukan penimbunan.

Selain itu, untuk memberikan efek jera sehingga tidak ada lagi pemilik pangkalan yang mencoba-coba nakal dengan menaikkan harga jual elpiji 3 kg apalagi sampai menimbun.

“Jadi dari hasil pengawasan yang kami lakukan, ada beberapa cara permainan yang dilakukan pemilik pangkalan, misalnya pangkalan dan pengecer melakukan penimbunan,”ujarnya.