Jubir Satgas Covid Maluku: Kalau Dua Dokumen Ini Sudah Ada, Vaksin Kita Langsung Distribusikan

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sesuai rencana, vaksinasi covid akan dilangsungkan serentak pada 13 Januari 2021, sedangkan di Maluku 15 Januari 2021.

Namun, sampai dengan Minggu 10 Januari 2021, 15.120 dosis vaksin Covid untuk vaksinasi Tahap I di Maluku ini masih belum juga didistribusikan ke 11 kabupaten/kota dan masih disimpan di Instalasi Farmnasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku di kawasan Karang Panjang, Kota Ambon pasca tiba di Ambon pada Senin 4 Januari lalu.

Loading…

Ternyata ada dua dokumen yang masih ditunggu untuk dilengkapi sehingga belasan ribu dosis vaksin covid ini belum bisa didistribusikan.

“Sampai sekarang (Minggu 10 Januari) vaksin belum bisa diedarkan, karena BPOM dalam rilisnya kemarin (Sabtu 9 Januari), masih ada dokumen yang belum lengkap sehingga mereka (BPOM) belum mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) atau Persetujuan Penggunaan Darurat. Yang kedua MUI juga belum mengeluarkan sertifikat halal karena masih dalam proses penelitian. Tapi bukan berarti vaksin ini tidak baik, bukan, tapi belum lengkap dokumennya untuk dinyatakan boleh digunakan, begitu,”sebut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung menjawab terasmaluku.com Minggu (10/1/2021).

Maka dari itu, kata Rerung, jika dua dokumen itu telah lengkap, maka vajsin akan langsung didistribusikan ke 11 kabupaten/kota di Maluku. “Kita tunggu dari Pemerintah Pusat saja. Kalau dua (dokumen) itu sudah ada, kita langsung distribusi ke kabupaten/kota, dan sekarang kita masih amankan di Provinsi karena fasilitasnya memadai terutama untuk keamanan dan suhu,”ujarnya.

Menyinggung kesiapan fasilitas kesehatan atau faskes yang akan menjadi lokasi vaksinasi nantinya di kabupaten/kota, dipastikan Jubir Satgas Covid-19 Maluku ini 11 kabupaten/kota di Maluku sudah mengSK-kan faskes mana-mana saja yang ditunjuk dan diperbolehkan untuk melakukan vaksinasi. “Semua kabupaten/kota sudah mengSK-kan faskes yang akan melakukan vaksinasi,”sambungnya. (Nair Fuad)