Jurnalis, Pihak Pertama Yang Diajak Kapolda Coffee Morning di Ruangannya

by
Brigjen Polisi Andap Budhi Reviant

TERASMALUKU.COM,-AMBON-KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Brigjen Polisi Andap Budhi Revianto rupanya dekat dengan kalangan wartawan. Memulai tugasnya di Maluku, Brigjen Polisi Andap mengajak para jurnalis di Kota Ambon Coffee Morning, kopi pagi di ruang kerjanya, Jumat (23/3).

Jurnalis adalah pihak yang pertama diajak mantan Kapolda Sulawesi Tenggara ini untuk kopi pagi bersama di ruang kerjanya. Brigjen Andap dilantik Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri pada Kamis, 15 Maret 2018, menggantikan Irjen Pol Deden Juhara.

Saat kopi pagi bersama para wartawan itu, sang jenderal lebih banyak santai dan selalu melemparkan senyumnya kepada kalangan wartawan. “Saya buat (coffee morning) begini untuk mengenal satu dengan yang lain, kalau tidak kenal maka tidak di sayang. Kawan-kawan (wartawan) ini suara rakyat, suara rakyat adalah suara Tuhan,” katanya.

BACA JUGA : Kapolda Perintahkan Kapolres se Maluku Beri Akses Seluasnya Kepada Wartawan

Kapolda juga  minta maaf kepada wartawan  karena tidak mengajak minum kopi di rumah kopi, melainkan hanya di ruang kerjanya. Kapolda sadar betul karena saat itu masih jam dinas, dan ia tidak mau melanggarnya  hanya untuk minum kopi.

“Saya tidak mengajak teman-teman ke warkop, warung kopi,  sebab ini masih jam dinas. Saya harus taat asas. Ini bukan saya pelit, tetapi saya harus memberikan contoh yang baik bagi prajurit Polri yang ada di jajaran Polda Maluku,”tutur Andap.

Dalam kopi pagi itu banyak informasi  yang disampaikan Kapolda kepada jurnalis. Namun tidak semua informasi  bisa ditulis, karena sebagiannya off the record. Kapolda Andap mengungkapkan, media massa sebagai mitra kepolisian, karena itu antara polisi dan jurnalis sama-sama saling membutuhkan.

Menurut Andap, di masa kepemimpinannya di Maluku ia akan selalu transparan dengan pekerja media,  karena kepolisian dan pers saling membutuhkan satu dengan yang lainnya terutama demi menciptakan Maluku yang aman dan kondusif.

“Di kepemimpinan saya ini, kita selalu transparan dalam mengawasi kepolisian serta meluruskan kerja sama diantara kita. sehingga Provinsi Maluku ini aman kondusif, rasa aman itu syarat membangun. Kalau  Maluku aman, maka investor yang mau berinvestasi di Maluku juga merasa nyaman,”katanya.

Menurut Andap, jika banyak orang datang berinvestasi,menanamkan modalnya di Maluku dengan sendirinya akan terbuka peluang penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat Maluku. Sehingga dengan demikian, Provinsi Maluku tidak ketinggalan dengan provinsi lainnya.

“Sejak memulai tugasnya di Polda Maluku, Senin 19 Maret, baru kalangan jurnalis yang diajak Pak  Kapolda untuk coffee morning bersama di ruang kerja, belum ada pihak lain kecuali wartawan,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat. (UAD)