Kabar Penutupan Tidak Benar, Bandara Pattimura Tetap Beroperasi

by
Bandara Internasional Pattimura Ambon tetap beroperasi seperti biasa dengan adanya pemeriksaan ketat kepada penumpang untuk cegah penyebaran COVID-19, (27/3/2020). FOTO: Dok. Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON, – Kabar Bandara Internasional Pattimura Ambon tutup sebagai bagian mitigasi pandemi COVID-19 tidak benar. Pihak bandara pun memberi penyataan bahwa tidak ada penutupan bandara.

Ada salah satu pemberitaan di media daring nasional yang menyatakan penerbangan dan pelayaran ke Maluku ditutup sebagai langkah pencegahan virus corona. Berita yang telah diunggah sekiar 13 jam lalu itu mengaitkan penutupan dengan maklumat yang dikeluarkan Gubernur Maluku Murad Ismail.

Humas PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Pattimura Ambon, Meizar Reza menepis kabar tersebut. “Tidak (penutupan). Bandara operasi seperti biasa,” tegas Reza melalui pesan singkat kepada Terasmaluku.com, Jumat (27/3/2020).

Menurutnya aktivitas operasional bandara tetap berjalan seperti biasa. Orang masih bisa keluar masuk bandara. Hanya saja, ada pengamanan yang ekstra ketat. Yakni terkait screening bagi setiap penumpang berangkan dan tiba untuk memastikan daerah tujuan aman dan terhindar dari penyebaran virus.

Lebih lanjut, Humas AP menjelaskan yang dilakukan pihaknya adalah safety measures ekstra untuk pencegahan penyebaran coron avirus. “Setiap penumapng datang mengisi formulir Health Alert Card (riwayat perjalanan, riwayat kesehatan, dll) terutama dari wilayah terdampak, disinfektansi pesawat setiap penumpang yang akan naik ke pesawat, disinfektansi contact point dan area yang digunakan atau dilalui penumpang secara terus menerus. Thermo scanner, thermo gun,” jelas Reza.

Ini sudah menjadi standar yang dijalankan pihak bandara bagi setiap penumpang. Jadi dia memastikan tidak ada penutupan bandara.

Loading...

Sementara itu terkait maklumat yang diterbitkan gubernur Maluku, pun jelas-jelas tidak menuliskan ada penutupan pada pintu masuk jalur udara dan laut.

Pada maklmulat poin (a) tertulis, Penundaan dan/atau pembatasan perjalanan kedatangan ke wilayah Provinsi Maluku, dan keberangkatan keluar wilayah Provinsi Maluku, melalui jalur transportasi udara dan/atau, kecuali untuk hal-hal yang bersifat penting dan urgen.

Dilanjutkan ke poin (b) setiap orang yang masuk ke wilayah Provinsi Maluku wajib mengisi formulir kedatangan yang telah disiapkan oleh petugas bandara udara dan/atau pelabuhan laut. Poin ini yang menjelaskan standar pelaksaan di bandara seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Hal tersebut juga dipertegas oleh Sekda Maluku, Kasrul Selang. Dia terang-terangan membantah pemberitaan yang kadung viral dan meresahkan itu.  “Gubernur Maluku tegaskan tidak akan memberlakukan lockdown di Maluku sesuai dengan keputusan Presiden RI yang tidak memberlakukan lockdown karena karakteristik tiap negara berbeda,” kata Kasrul.

Menutup bandara dan pelabuhan sama halnya dengan melakukan lockdown wilayah Maluku. Sementara Presien Jokowi telah memberi pernyataan resmi bahwa tidak ada lockdown. Bahkan kewenangan tersebut bukan ada di daerah melainkan oleh pemerintah pusat. Warga Maluku khususnya Kota Ambon tidak perlu khawatir sebab berita terkait penutupan itu tidak benar. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *