Kader FORMMATT Makassar Ini Berharap Pilkada Malra dan Tual Berjalan Damai

by
Supardi Sukma

TERASMALUKU.COM,-TUAL– Berbagai elemen masyarakat berharap Pilkada Maluku Tenggara (Malra) dan Pilkada  Kota Tual, 27 Juni 2018 berlangsung damai tanpa kekerasan. Harapan ini disampaikan warga,  menyusul versi Bawaslu RI dan TNI/Polri,   Pilkada di dua daerah itu masuk daerah rawan konflik  di Indonesia.

Salah satu alumnus Universitas Bosowa (Unibos) Makassar asal Malra dan Kota Tual, Supardi Sukma menilai saat ini Pilkada di dua daerah itu mulai memanas. “Situasi Pilkada di Maluku Tenggara dan Kota Tual mulai memanas, kami harapkan tensi politik  ini bisa menurun,” kata Supardi dalam keterangan pers yang diterima Terasmaluku.com, Sabtu (3/3).  Supardi yang juga anggota  Forum Mahasiswa Maluku Tenggara dan Kota Tual (FORMMATT) Makassar ini mengungkapkan,  pemuda sangat berperan agar Pilkada di dua daerah bertetangga itu berjalan aman dan damai.

Pemuda harus berperan aktif menjalin silaturahmi dengan baik dengan para pendukung pasangan calon kepala daerah baik Malra dan Kota Tual. “Jangan karena  bela calonnya di Pilkada, sesama pemuda mulai tidak sepaham. Padahal selama ini keakraban dan saling bersilaturahmi terjalin baik diantara para pemuda baik di  Malra maupun  Kota Tual,”kata Supardi.

Karena itu, ia berharap masyarakat Malra dan Kota Tual jangan  mudah terpancing dan terprovokasi dengan berbagai isu negatif yang beredar jelang Pilkada. Menurutnya, yang paling utama adalah  Pilkada Malra dan Pilkada Kota Tual harus bermartabat, damai dan berintegritas. “Intinya kami ingin Pilkada ini dengan damai dan memberikan dampak positif ke masyarakat. Kita boleh berbeda tapi silaturahmi tetap terjaga,” jelas Supardi.

Ia juga mengatakan, berdasarkan  versi TNI/Polri dan Bawaslu RI, Kota Tual dan Kabupaten  Malra masuk indeks kerawanan Pilkada nomor satu di Indonesia. Status rawan konflik di dua  daerah itu menjadi perhatian nasional sehingga menurut Supardi, pihaknya mengapresiasi Kapolres AKBP Indra Fadila Siregar dan aparat TNI  karena sejauh ini telah menciptakan keadaan kondusif di Tanah Larvul Ngabal itu.

Polres Malra membawahi dua wilayah yakni,  Kabupaten Malra dan Kota Tual yang melaksanakan Pilkada  serentak. “Selain  itu,  Polres Malra juga mengamankan Pilkada Maluku yang digelar bersamaan. Itu berarti, satu-satunya Polres di Indonesia yang menangani tiga pesta demokrasi  sekaligus hanya Polres Malra,” kata  Supardi, pria  asal Elat Kei Besar Malra ini. (AS)