Kakanwil Agama Minta Tidak Ada Pawai Takbiran dan Larangan Open House

by
Kakanwil Agama Provinsi Maluku, Jamaludin Bugis minta warga untuk tidak pawai malam takbiran, (12/5). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Warga Maluku diminta untuk tidak melakukan pawai di malam takbiran. Kakanwil Agama Provinsi Maluku Jamaludin Bugis menegaskan pawai, konvoi dan sejenisnya hanya akan menimbulkan kerumunan yang potensi terhadap penyebaran.

“Seluruh masyarakat Islam di Maluku dan Ambon, khususnya kaum muda agar pawai takbir malam tahun ini ditiadakan. Karena saat ini masih pandemic covid-19,” katanya pada Selasa Sore (11/5/2021).

Sesuai anjuran pemerintah pusat di masa pandemi segala bentuk kerumunan yang membawa potensi penyebaran harus dihentikan.

Tak hanya itu Jamaludin juga menyatakan perayaan takbiran dengan berkonvoi akan mengurangi makna hari kemenangan.

“Kalau ingin mengumandangkan takbir dari masjid. Kalau dengan konvoi atau pawai suara takbir sudah tertutupi musik dan itu akan mengurangi makna penyampaian takbir itu sendiri,” lanjutnya lagi.

Selain melarang konvoi malam takbiran, kakanwil agama juga meminta takmir masjid dan masyarakat untuk memperhatikan aturan saat menjalankan salat Ied.

Seperti yang tertuang dalam Surat Edaran gubernur Nomor 7 Tahun 2021 tentang panduan Idul Fitri.

“Takmir masjid tetap kawal dan awasi prokes di masjid-masjid maupun saat salat di lapangan terbuka,” sebutnya.

Begitupun dengan dengan open house. Jamaludin mengaaskan tahun ini tidak ada open house. Silaturahim tetap terjalin hanya saja dengan batasan. Yaitu berlaku di lingkungan keluarga terdekat. (PRISKA BIRAHY)