Kampanye Herman di Malra dan Tual, Janjikan Perubahan Bagi Maluku

by
Herman Koedoeboen melakukan blusukan ke Pasar Kota Tual, Sabtu (24/2) dalam lawatan kampanye di Malra dan Kota Tual. FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-LANGGUR- Calon Gubernur Maluku Herman A Koedoeboen melakukan kampanye di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dan Kota Tual, Jumat (23/2) hingga Minggu (25/2). Kunjungan di daerah tersebut merupakan kunjungan pertama Herman yang berpasangan dengan Abdullah Vanath atau  HEBAT di masa kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2018 – 2023.

Dalam kunjungannya, Herman calon Gubernur dari lajur independen ini didamping dua orang juru kampanye yakni, Ketua DPD PKPI Josep Siketeubun dan Martin Maspaitella tim pemenang pasangan HEBAT. Saat  kampanye perdana di Gedung Serbaguna Larvul Ngabal, Herman mengungkapkan, Maluku butuh perubahan dari berbagai aspek, dimana melalui perubahan tersebut kesejahteraan rakyat lebih terjamin. Untuk itu menurutnya, Maluku saat ini membutuhkan sosok pemimpin bukan penguasa.

“HEBAT ingin perubahan kedaulatan, tidak sekedar ganti chasing, kami “HEBAT” akan membuat perubahan untuk Maluku ke arah yang lebih baik, melalui visi tata kelola pemerintahan bersih dan bertanggung jawab, serta 12 aspek misi yang disusun berdasarkan aspirasi rakyat, dimana jika visi misi ini dilakukan, maka sudah pasti kesejahteraan rakyat akan terjamin,”kata Herman.

Menurut mantan Bupati Malra ini, masalah paling dominan yang saat ini dihadapi Maluku  adalah tingkat kemiskinan tinggi yang menyerang kurang lebih setengah dari populasi penduduk di Maluku. “Tingkat kemiskinan merupakan wujud masyarakat itu sejahterah atau tidak dan Maluku saat ini menduduki peringkat 4 dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia, ini bukti bahwa Maluku saat ini belum dapat menjamin kesejahteraan rakyatnya,”tandasnya.

Menurut Herman, tingginya angka kemiskinan di Maluku, disebabkan pemimpin yang tidak mampu mencari hulu dari penyebab kemiskinan itu sendiri.”Kenapa Maluku miskin, karena pemimpinnya tidak tahu cara mengurus, bagaimana seorang pemimpin bisa tidak tahu penyebab kemiskinan, ini ibarat dokter yang tidak tahu penyebab penyakit dari pasiennya. Jadi dimana tingkat keparahan kemiskinannya menjadi faktor yang harus diketahui seorang pemimpin,”jelasnya.

loading...

Diakuinya, HEBAT hadir dengan berbagai alternatif untuk mengatasi kemiskinan dan membawa perubahan untuk Maluku, sehingga dalam mengurai kemiskinan, dibutuhkan kebijakan yang agresif dan bukan biasa-biasa saja. Herman juga mengatakan bahwa perubahan lahir dari birokrasi yang sehat, dimana seorang pemimpin harus bisa membedakan wilayah politik dan birokrasi.

“Mengatasi kemiskinan butuh kebijakan yang agresif, jangan berpikir yang punya rakyat adalah bupati dan walikota sehingga kemiskinan adalah salah mereka. Ini keliru, birokrasi seperti inilah yang perlu diubah, karena rakyat juga merupakan tanggung jawab Gubernur, bukan hanya Bupati atau Walikota. Sehingga HEBAT akan memberikan perubahan lewat birokrasi yang bersih, jika di percayakan memimpin Maluku,” tegasnya.

Setelah kampanye di Gedung Serbaguna Larvul Ngabal,Herman melakukan blusukan ke Pasar Kota Tual pada Sabtu (24/2), untuk mendengar aspirasi pedagang. Ia berjanji akan memberikan perubahan lewat aspirasi tersebut, jika pasangan HEBAT terpilih dalam  Pilgub 27 Juni 2018. Usai blusukan Herman bersama tim dan simpatisan melakukan ziarah ke makan M M Tamher di Kampung Raja Kota Tual, yang kemudian ditutup dengan tatap muka bersama warga di Desa Taar untuk mendengar aspirasi serta pengampaian visi dan misi. (AS)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *