Kampanye Sehat, Bawaslu Maluku Pantau Akun Medsos Paslon

by
Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Ely. FOTO : ALFIAN SANUSI

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Untuk membuat kampanye sehat dan mencegah ujaran kebencian di media sosial (Medsos) saat Pilkada serentak 2020, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku akan melakukan pengawasan terhadap pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati di empat kabupaten wilayah Maluku yang menggelar Pilkada.

Sesuai Peraturan KPU tentang kampanye, setiap Paslon harus mendaftarkan akun Medsos resminya untuk berkampanye ke KPU. Akun tersebut akan digunakan Paslon dan timnya selama masa kampaye.

Ketua Bawaslu Maluku Abdullah Ely saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/9/2020) mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap Paslon yang dengan sengaja melakukan ujaran kebencian di media sosial termasuk di akun resmi medsos kampanye nanti.

Loading...

“Kita nanti terus awasi akun media sosial Paslon termsuk akun kampanye resmi dari ujaran kebencian, ini dilakukan agar kampanye Paslon dan timnya nanti berjalan sehat,” kata Ely.

Abdullah Ely mengatakan jika Bawaslu mendapatkan adanya kampanye hitam, ujaran kebencian di Medsos, maka Paslon tersebut akan mendapatkan sanksi tegas. Medsos mereka akan dibekukan. “Kita akan laporkan ke Bawaslu RI untuk Paslon yang menyebarkan ujaran kebencian agar akun resmi medsos dibekukan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan kepolisian agar diproses secara hukum. Dia berharap agar Paslon kepala daerah dalam Pilkada serentak ini dapat menciptakan kampanye sehat dan tidak menyerang Paslon lainnya.

Di Maluku ada empat daerah yang menggelar Pilkada serentak 2020, yakni Kabupaten Seram Timur (SBT),  Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Buru Selatan. (ALFIAN SANUSI)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *