Kapal Angkut 5.000 Buah Durian Dari Seram Ke Tual Hilang Kontak Dua Hari

by
Perkiraan lokasi terakhir kapal angkut 5.000 durian dari Tehoru Seram menuju Kota Tual (5/4). FOTO: Basarnas Ambon

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Sebuah kapal yang membawa 5.000 buah durian dari Desa Tehoru Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah menuju Kota Tual hilang kontak.

Kapal yang dipakai merupakan kapal ikan KM. Cahaya Bahari dengan panjang 17 meter dan lebar 3 meter. Kapal bermesin 40 pk itu berisi tujuh orang penumpang. Yakni Busri Hasan,Ali Kamiden, Salamat Hasan, Rivi Gading, Margono Kamiden serta dua orang lain yan tak diketahui identitasnya serta buah durian.

“Sampai sekarang kapal itu belum sampai di Tual. Tapi kami sudah kerahkan tim penyelamat pagi tadi,” jelas Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Ambon Muslimin, Jumat siang (5/4/2019).

Loading...

Pihak  BNPP menerjunkan tim rescue menggunakan KN. SAR 242 Bharata. Di dalamnya ada Tim rescue Pos SAR Tual dan ABK KN. SAR Bharata, Pol Air Tual dan Kanpel Banda. Mereka menuju ke titik lokasi yang diperkirakan menjadi lokasi terkahir hilang kontak. Yakni di koordinat 5°.5′.17″S 131°.48″.23″ E atau berjarak 66 NM dari kota Tual.

Kapal tersebut mengangkut riban duian hasil panen yang rencananya bakal dijual di kota tujuan. Sayangnya durian-durian itu tak terlacak lagi jejaknya sejak bertolak dari Tehoru pada 2 April lalu.

“Kapal itu berlayar dengan tiga mesin dari Seram tanggal 2 April sekitar pukul 16.00,” lanjut Muslimin. Sayangnya dari laporan korban, kapal hilang kontak pada keesokan harinya tanggal 3 April 2019 dan hingga kini kapal nelayan muatan 5.000 buah durian tak diketahuinya lokasinya. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *