Kapal Penangkap Ikan Dibakar ABK di Dermaga Laha Ambon

by
Kapal penangkap ikan, KM. Sari Segara 29 terbakar hingga ke perairan Pantai Laha. Kapal berbahan fiberglass ini dibakar oleh anak buah kapal (ABK) penangkap ikan, KM. Matahari Abadi di Dermaga Laha Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon Senin (4/6/2018) pagi. Upaya pemadaman dilakukan KM. Matahari Abadi, sementara kapal tanker yang melintasi kawasan ini membiarkan kapal ini terbakat. FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kapal penangkap ikan, KM. Sari Segara 29 diduga dibakar oleh seorang anak buah kapal (ABK) penangkap ikan, KM. Matahari Abadi di Dermaga Laha Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon Senin (4/6/2018) pagi. Selain membakar kapal tersebut, pelaku yang diketahui bernama Andreas, warga Sumba Provinsi  Nusa Tenggara Timur ini juga mengamuk dan menyerang ABK KM. Sari Segara, Elen Harin  dengan pisau hingga terluka serta memukuli seorang rekannya satu kapal, Warsito.

Kapal terbakar di Perairan Pantai Laha Pulau Ambon

Nahkoda KM. Sari Segara 29, Ujang mengatakan, sebelum membakar kapalnya, pelaku diketahui memuli Warsito, ABK. KM. Matahari Abadi. Setelah itu, pelaku lari ke KM. Sari Segara yang bersebelahan di dermaga.  Pelaku masuk ke dalam kamar mesin, mengamuk dan menyerang Elen Harin hingga terluka. “Saya lagi tidur, tiba – tiba terdengar suara minta tolong dari ABK saya, ia terluka ditikam pelaku dengan pisau di bagian leher dan tangan kananya luka. Kami kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Lanud Pattimura, sedangkan ABK lainnya rekan korban mencari pelaku,” kata Ujang.

Di tengah upaya pencarian pelaku, tiba-tiba para ABK dikejutkan dengan kebakaran KM. Sari Segara yang bersumber dari kamar mesin. Asap hitam membumbung tinggi dari kapal berbahan fiberglass itu.  Karena takut api merembet ke kapal lainnya  yang saling berdekatan di Dermaga Laha, para ABK  memotong tali kapal yang dibakar itu. Tak lama kemudian, pelaku melompat dari kapal yang dibakar dan berenang ke tepi pantai. Namun ABK lainnya yang marah kemudian menghajar pelaku hingga babak belur dan dilarikan ke RS Lanud Pattimura.

Kapal terbakar dan terbawa arus  hingga perairan Laha. Upaya pemadaman dilakukan oleh KM. Matahari Abadi dan sebuah Kapal Patroli Lantamal IX Ambon. Kapolsek Teluk Ambon, IPTU  Zulkifly  Kaisupi ikut langsung dalam upaya pemadaman kapal tersebut. Kapal tersebut milik Ationg,  seorang warga Indonesia keturunan China. Ation ikut memadamkan api yang membakar kapalnya itu. Api baru berhasil dipadamkan sekitar tiga jam setelah kebakaran terjadi,  namun sebagian besar badan kapal sudah hangus termasuk bagian kamar mesinnya.

Kapal dengan daya tampung 25 Gross Tonage (GT) dan ABK berjumlah 11 orang itu kemudian ditarik ke tepi Pantai Laha. Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Hasanuddin, bersama Dirreskrim Polda Maluku, Kombes Pol. Gupuh Setiono,Dansat Brimob Polda Maluku, AKBP M.Guntur, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau – Pulau Lease AKBP Sutrisno Hadi Santoso mendatangi lokasi  kapal yang terbakar itu. Wakapolda sempat menginterogasi nahkoda dan ABK kapal yang terbakar itu.

Wakaplda Maluku menginterogasi Nahkoda KM.Sari Segara di Dermaga Laha

Kapolres mengungkapkan, pelaku  sudah diamankan dan kini dirawat di RS Lanud Pattimura Ambon. Pelaku menjadi korban pemukulan dari teman-teman korban dan rekannya satu kapal. “Untuk motif pembakaran belum diketahui, masih kita dalami. Namun indikasinya  pelaku dalam kondisi  mabuk saat peristiwa terjadi,” kata Kapolres.

Untuk mengusut kasus ini, polisi juga meminta keterangan nahkoda kapal, dua korban dan ABK lainnya. Kapal penangkap ikan tersebut selama ini melakukan penangkapan ikan di sekitar Laut Banda. Hasil tangkapan kemudian dibawa ke Dermaga Laha untuk diolah di perusahan milik kapal tersebut, dan selanjutnya diekspor ke sejumlah negara. (ADI)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *