Kapal Pengangkut BBM Tujuan Banda Neira Dilaporkan Hilang

by
Dok. Pencarian oleh tim SAR

TERASMALUKU.COM,AMBON– Kapal Layar Motor (KLM) Sarana Perkasa, yang mengangkut  bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU Kota Neira Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) hilang kontak. Kapal yang dinahkodai La Usman ini berangkat dari Pelabuhan Ina Marina Kota Masohi, Ibukota Malteng  sejak Rabu (19/7) petang dengan tujuan Pelabuhan Banda Neira.

Kapal tersebut seharusnya sudah tiba di Pelabuhan Banda Neira pada Kamis (20/7) pukul 09.00 WIT.   Namun hingga Jumat (21/7) malam ini, kapal belum juga ditemukan.  Informasi dari Komandan Rayon Militer (Danramil) 1502-01/ Banda, Lettu Infateri Effendi S, menyebutkan penumpang berjumlah sekitar delapan orang, tiga  diantaranya adalah anggota Koramil Banda.

Ketiga anggota Koramil itu yakni,  Labarombu, Tinamba  dan Serda Jainudin. Sedangkan penumpang dan anak buah  kapal lainnya belum diketahui identitasnya.  “Diatas kapal tersebut ada tiga   anggota Koramil Banda yang hendak kembali ke Banda Neira. Selain anggota kami, ada juga penumpang warga lainnya,” kata Effendi.

Upaya pencarian dilakukan sejak Jumat pagi oleh Tim SAR. Tim pertama yang terdiri dari  SAR, Sahbandar atau KSOP Banda, Koramil dan Polsek Banda Naira melakukan pencarian menggunakan motor laut milik warga ke arah Tehoru dan Werinama Pulau Seram.   Sedangkan  tim kedua yang terdiri dari anggota Koramil, Wakapolsek Banda, anggota KSOP Banda dan nelayan melakukan pencarian ke arah  Pulau Saparua, Tanjung Alang dan Pulau Nusa Laut.

Pencarian juga melibatkan Basarnas Ambon dan Bakamla. Namun Hingga Jumat malam ini belum ada informasi hasil  pencarian KLM tersebut. Data dari  BMKG Banda menyebutkan,  tinggi gelombang Laut Banda antara 1,25 hingga 2,5 meter, dengan kecepatan  angin 4 – 50 km/jam. KLM Sarana Perkasa selama ini mengakut BBM dari Masohi  untuk disuplai ke SPBU di Kota Neira.(ADI)