Kapolda Maluku Lepas 9 Ekor Penyu Tangkapan Nelayan

Kapolda Maluku Lepas 9 Ekor Penyu Tangkapan Nelayan

SHARE
Penyu dilepas ke habitatnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku pada Rabu (6/2/2019). FOTO : HUMAS POLDA MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-KEPALA Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Swanly Royke Lumowa, melepas 9 ekor penyu di Pantai Lumasebu, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (dulu Maluku Tenggara Barat), Rabu (6/2/2019).

Pelepasan Penyu sebagai bentuk pelestarian satwa yang dilindungi ini berlangsung sekitar pukul 09.40 WIT disaat air surut. Sembilan ekor Penyu yang dilepas itu merupakan hasil tangkapan nelayan setempat saat mencari ikan.

Penyu dilepas Kapolda dan istrinya itu setelah diserahkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta Ketua Tim Penggerak PKK kepada Ketua Bhayangkari Daerah Maluku.

“Penyu yang dilepas oleh Bapak Kapolda Maluku beserta rombongan didapat dari hasil tangkapan masyarakat Desa Matakus, Desa Wermatang dan Desa Olilit Raya,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, Jumat (8/2/2019).

Menurutnya, nelayan maupun masyarakat Kepulauan Tanimbar memiliki kesadaran untuk melestarikan Penyu. Olehnya itu setiap penyu yang di dapat langsung diamankan dalam kondisi hidup kemudian diserahkan kepada Polres Maluku Tenggara Barat (MTB). “Setelah pelepasan penyu, Bapak Kapolda bersama rombongan menuju Danau Lorulun Kecamatan Wertamrian, Kepulauan Tanimbar,” ujarnya.

Kedatangan Kapolda bersama Ketua Bhayangkari di Danau Lorulun ini selain meninjau pembangunan tempat wisata juga sekaligus melakukan kegiatan Penghijauan. Sebanyak 1.000 anakan pohon Torim ditanam di lokasi wisata tersebut.

“Penyerahan bibit Torim secara simbolis diberikan dari Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar kepada Bapak Kapolda Maluku. Selanjutnya dilakukan penanaman,” katanya.

Sebelumnya, kedatangan Kapolda beserta rombongan sebagai bagian dari kunjungan kerja ini disambut meriah oleh masyarakat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.(ADI)

loading...