Karantina Ternate Tolak Masuknya Unggas Dewasa Asal Manado

by
Karantina Pertanian Ternate lakukan penolakan terhadap dua ekor unggas dewasa asal Manado dan dikembalikan ke daerah asalnya tersebut berjenis Ayam Bangkok, hasil tangkapan petugas karantina dari KM. Aksar Saputra. (Abdul Fatah)

TERASMALUKU.COM,-Karantina Pertanian Ternate, Maluku Utara, lakukan penolakan terhadap dua ekor unggas dewasa asal Manado dan dikembalikan ke daerah asalnya tersebut berjenis Ayam Bangkok, hasil tangkapan petugas karantina dari KM Aksar Saputra.

“Kami berusaha mencegah masuknya flu burung ke Maluku Utara. Tidak ada yang bisa memastikan, apakah dalam tubuh ayam yang tampaknya sehat ini mengandung virus Avian Influenza atau tidak. Kita lihat di daerah lain sudah banyak kerugian yang dialami peternak kita akibat serangan flu burung. Tentu semuanya akan berimbas secara ekonomi,” kata Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate, Yusup Patiroy di Ternate, Jumat (4/6/2021).

Unggas dewasa merupakan media pembawa hama dan penyakit hewan. Maluku Utara termasuk salah satu di antara tiga propinsi di Indonesia yang masih bebas flu burung berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 67 Tahun 2016.

Unggas dewasa dari daerah tidak bebas flu burung dilarang masuk ke Maluku Utara. Yusup mengungkapkan bahwa modus para penyelundup untuk memasukkan unggas dewasa ke Maluku Utara semakin berkembang.

“Ayam ini disembunyikan di palka saat petugas kami lakukan penahanan. Para penyelundup itu tentu berharap ayam yang mereka sembunyikan tidak terlihat oleh petugas yang sedang melakukan pengawasan. Namun, petugas kami sudah terlatih di lapangan untuk melihat dan menghadapi beragam modus yang berkembang. Terhadap unggas dewasa yang tertangkap oleh petugas, hanya ada dua opsi, penolakan atau pemusnahan,” kata Yusup.

Lebih lanjut, Yusup mengungkapkan komitmennya beserta petugas karantina di lapangan untuk selalu melakukan pengawasan terhadap lalu lintas media pembawa di tempat-tempat pemasukan.

“Maluku Utara ini berbentuk kepulauan dengan banyak tempat pemasukan berupa pelabuhan-pelabuhan kecil. Memang kondisi ini bisa menjadi celah bagi para penyelundup. Namun, kami senantiasa melakukan pengawasan di tempat-tempat pemasukan yang sudah ditetapkan pemerintah, seperti Pelabuhan Ahmad Yani, Pelabuhan Bastiong, dan Pelabuhan Jailolo,” jelasnya.

Penolakan dilakukan di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate. Unggas dewasa tersebut akan dikembalikan ke daerah asalnya dengan menggunakan alat angkut KM. Permata Obi. Anggota KP3 Pelabuhan Ahmad Yani turut serta menyaksikan penolakan unggas dewasa ini.

Pewarta : Abdul Fatah/Antara
Editor : Joko Susilo