KASAD : Kepercayaan Tertinggi Dari Rakyat Ada Pada TNI

by
Kasad Jenderal TNI Mulyono memberikan pengarahan kepada prajurit dan PNS TNI AD saat mengunjungi Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi di Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (22/5/2018). FOTO : PENREM 151/BINAIYA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepercayaan tertinggi dari rakyat saat ini ada pada TNI. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono mengungkapkan hal ini  kepada prajurit dan PNS Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) saat mengunjungi Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi di Waepo Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (22/5/2018).

“Saya mengucapkan terima kasih sampai saat ini kepercayaan tertinggi dari rakyat ada pada TNI, sehingga mari kita pelihara dan lestarikan kepercayaan tersebut. Sehingga diharapkan kepada prajurit sekalian agar saling menghormati dan menghargai mereka, mari kita sama-sama bergandeng tangan untuk menjaga persatuan,” ujar Kasad.  “Sepanjang untuk kepentingan rakyat jangan berpikir dua kali untuk membantu karena rakyat adalah Ibu kandung TNI,” tambahnya lagi.

Kasad juga menekankan agar selalu bersikap baik dan jangan berlaku sombong apalagi sampai terjadi pemukulan terhadap masyarakat. Dalam pengarahannya juga Jenderal TNI Mulyono memberikan semangat dan motifasi kepada prajurit Kabaresi untuk selalu berlatih, salah satunya adalah dalam menghadapi lomba Peleton Tangkas yang setiap tahunnya diselenggarakan sebanyak dua kali.

Kasad mencontohkan pada saat Yonif Raider 733/Masariku dapat memboyong piala bergilir sebagai juara umum keluar dari Pulau Jawa. Hal tersebut patut untuk ditiru oleh prajurit yang terkenal dengan semboyannya Pele Putus Malintang Pata itu.

Dihadapan para prajuritnya, Kasad mengatakan bahwa prestasi para petembak Angkatan Darat di kancah Internasional sudah sangat diakui oleh negara luar. Hal tersebut dibuktikan dengan prestasi lomba tembak AASAM di Australia beberapa waktu yang lalu, dimana para petembak TNI AD menjadi juara selama 11 kali berturut-turut. Hal tersebut merupakan kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Kasad pun berharap ada bibit-bibit petembak baru dari Kodam XVI/Pattimura.

Kasad menuturkan bahwa sepanjang melintasi Markas Brimob dan Kepolisian di Maluku, aparat kepolisian melambaikan tangan menyambut dan menghormatinya. Hal tersebut pula yang diharapkan kepada prajuritnya agar saling menghormati dan bergandeng tangan menjaga persatuan dan kesatuan. “Saya berharap TNI-Polri  menjadi pelopor untuk menghilangkan image di sini adalah daerah rawan,” harap Jenderal MUlyono.

Sebelumnya Kasad menerima jajar kehormatan dan sambutan tarian Cakalele yang merupakan salah satu tarian adat Maluku yang merupakan symbol keberanian. Selain memberikan pengarahan, kasad meninjau lokasi Markas Komando Brigade Infanteri (Mako Brigif) 27/Nusa Ina yang tidak jauh dari Mako Yonif 731/Kabaresi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Kasad, Pangdam XVI/Pattimura, Danrem 151/Binaiya, Para Asisten Kasdam XVI/Pattimura, Bupati Maluku Tengah,  Ketua DPRD Kab Malteng, Kepala Kejaksaan Negeri Malteng, Komandan Brigif 27/Nusa Ina, Dandim 1502 Masohi, Danden POM XVI-2 Masohi, Kapolres Malteng,  Waka Den pelopor B Amahai, serta Kepala SKPD Lingkup Pemda Malteng. (ADV)