Kasus Aktif di Maluku Meningkat 202 Dalam Dua Hari

by
Infografis kasus Covid-19 di Maluku per Rabu 11 Agustus 2021. Foto : Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kasus Covid-19 aktif di Maluku alami peningkatan 202 kasus dalam dua hari terakhir ini.

Berdasarkan update data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, rincian 202 kasus aktif ini masing-masing pada Rabu (11/8/2021) 40 kasus dan sehari sebelumnya Selasa (10/8/2021) 162 kasus.

Daerah yang alami peningkatan kasus pada Rabu yaitu Kabupaten Kepulauan Aru 27,  Kota Ambon 6, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) 4, Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB) dan Buru Selatan masing-masing 1 kasus.

Pada sehari sebelumnya, Selasa yaitu 47 kasus dari Kepulauan Tanimbar,  41 kasus dari Kepulauan Aru, 36 kasus dari Maluku Tengah, 14 kasus dari Maluku Barat Daya (MBD), 12 kasus dari SBT, 8 kasus dari Ambon, 2 kasus dari Buru, dan masing-masing 1 kasus dari Buru Selatan serta SBB.

Infografis kasus Covid-19 di Maluku per Selasa 10 Agustus 2021. Foto : Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku

Sedangkan pasien sembuh meningkat 182 orang di Maluku dalam dua hari terakhir ini. Rinciannya pada Rabu 87 sembuh dan sehari sebelumnya 95 pasien sembuh dari Covid-19.

Daerah yang alami peningkatan pasien sembuh ini yaitu pada Rabu Ambon 32, Malteng 4, Buru 11, Kepulauan Tanimbar 15 dan Kepulauan Aru 25. Sementara sehari sebelumnya yaitu 79 pasien dari Ambon, 8 pasien dari Malteng, 1 pasien dari SBT, 5 pasien dari Tanimbar 2 pasien dari Aru.

“Hingga Rabu 11 Agustus 2021 pasien dirawat di Maluku tercatat sebanyak 2.966 dari total 14.037 kasus terkonfirmasi. 10.828 pasien sudah sembuh dan meninggal 243,”terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung Rabu malam melalui rilis Humasmaluku.

Data sebaran pasien dalam perawatan di Maluku yaitu di Kota Ambon 2.194, Kabupaten Maluku Tengah 216, Kepulauan Tanimbar 170, Kepulauan Aru 88, Kota Tual 72, Kabupaten Maluku Tenggara 58, Seram Bagian Barat (SBB) 57, Buru 35, Maluku Barat Daya (MBD) 34, Buru Selatan 22 dan Seram Bagian Timur (SBT) 20 pasien.

“Dari jumlah itu, 2.796 isolasi mandiri dan 170 dirawat di fasilitas kesehatan,”tandasnya. (Ruzady)