Kasus Covid Meningkat, Tanimbar Perketat Pengawasan Pintu Masuk

by

TERASMALUKU.COM-AMBON-Kasus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar meningkat drastis menyusul diketahuinya hasil pemeriksaan swab massal yang dilakukan Pemerintah setempat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Andre Kurniawan mengakui saat ini pengawasan pada pintu-pintu keluar masuk di Tanimbar baik itu melalui pelabuhan maupun Bandar Udara makin diperketat, namun tidak dilockdown sebagaimana isu yang berkembang.

“Untuk akses keluar masuk baik melalui bandara maupun pelabuhan untuk saat ini hanya lebih diperketat pintu-pintu masuk berupa pemeriksaan sesuai protokol kesehatan, tidak lockdown sebagaimana isu yang berkembang,”jelasnya menjawab terasmaluku.com Selasa (8/12/2020) via seluler.

BACA JUGA : Update Harian: Kasus Covid, Pasien Sembuh Maupun Meninggal Meningkat Lagi di Maluku

Selain perketat pengawasan, sesuai hasil rapat evaluasi Satgas juga disepakati untuk terus menggencarkan lagi sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Kami pekan lalu rapat Satgas dipimpin Pak Sekda (Tanimbar), kita sepakat mengenai protokol kesehatan kembali kita mengingatkan kepada masyarakat dimana saja mereka lakukan aktivitas untuk utamakan penerapan protokol kesehatan,”sambungnya.

Masyarakat juga dihimbau tidak panik dan tetap mematuhi serta melaksanakan protokol kesehatan dengan tiga hal yaitu Aman, Iman dan Imun. Aman yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Iman yaitu masyarakat harus bersabar menghadapi musibah ini. Karena dengan bersabar maka dapat mengendalikan diri untuk patuh dan taat terhadap prokes.

Serta Imun yaitu meningkatkan imunitas tubuh dengan cara olahraga teratur, istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi dan vitamin.

Masih kata Jubir Satgas Covid-19 Tanimbar itu, swab massal yang dilakukan Pemkab Tanimbar sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Totalnya kata dia, sesuai data Dinas Kesehatan kabupaten Kepulauan Tanimbar, sebanyak 1.152 orang di Tanimbar telah diswab. Dari jumlah total itu, baru 759 yang telah diketahui hasilnya, 294 diantaranya positif terpapar covid-19. Dari total 294 pasien terkonfirmasi, 99 orang  sudah sembuh. “Sekarang tersisa 193 masih dalam perawatan. Yang terkonfirmasi ini jalani isolasi mandiri, karena sebagian besar OTG (tanpa Gejala). Ini sesuai Keputusan Menkes Nomor 113 (pasien OTG bisa lakukan isolasi mandiri) asalkan sesuai prosedur dan protokol kesehatan,”ungkapnya.

Ditambahkan Andre, mengingat masih ada 200an swab yang belum diketahui hasilnya, kemungkinan kasus bertambah itu ada. “Masih berkembang terus, ada kemungkinan, tapi mudah-mudahan tidak ada lagi,”harapnya. (Ruzady)