Kasus Meningkat, Satgas Harap Konvoi Piala Euro di Ambon Ditindak Aparat Keamanan

by
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Ambon, Joy Andriaansz. FOTO : PRISKA BIRAHY

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Ambon Joy Andriaansz berharap konvoi piala Euro 2021 di Kota Ambon bisa ditangani oleh Satgas dan aparat Kepolisian. Karena konvoi di Kota Ambon melanggar protokol kesehatan.

“Kita harus mencegah agar tidak terjadi kerumunan massa tanpa protokol kesehatan seperti konvoi tersebut,” kata Joy kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (22/06/2021).

Ini disampaikan Joy karena warga Kota Ambon sering berkonvoi dengan jumlah massa yang banyak usai tim menang dalam laga piala Euro 2021. Terutama pendukung Belanda yang berkonvoi dengan massa paling banyak di jalan-jalan Kota Ambon.

Joy meminta pendukung tim Euro di Kota Ambon agar menahan diri dan tidak melakukan konvoi apapun, karena Covid-19 masih ada. Sehingga jangan menyusahkan diri sendiri maupun orang lain.

“Jangan sampai kita terpapar Covid-19 saat melakukan konvoi, itu sama saja kita menyusahkan diri kita sendiri,” katanya.

Joy bilang, berdasarkan grafik yang ada, tingkat terkonfirmasi covid-19 paling tinggi berada pada usia 21 hingga 40 tahun. Tingkat terkonfirmasi itu diatas 30 persen.

Sementara kasus usia kematian tertinggi berada pada usia diatas 50 tahun.

“Itu berarti pandemi ini tertular paling banyak di usia 21 hingga 40 tahun, sehingga berdampak pada usia 50 tahun keatas yang meninggal dunia,” ujarnya.

Joy meminta kepada masyarakat di umur 21 tahun itu agar bisa memproteksi diri dan membatasi diri untuk tidak keluar dari rumah.

Jika harus keluar, maka sebelum masuk harus membersihkan diri terlebih dahulu agar tidak tertular pada keluarga yang lain.

“Mari kita tetap batasi diri dan patuhi protokol kesehatan agar orang tua kita di rumah terpapar pandemi Covid-19,” katanya. (ALFIAN)