Kasus Narkoba Di Maluku Meningkat

by
Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa. FOTO : ALFIAN SANUSI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa mengungkapkan, secara keseluruhan kasus narkoba yang ditangani Direktotar Resnarkoba Polda Maluku dan jajarannya berjumlah 140 kasus sepanjang 2018. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 yang hanya berjumlah 104 kasus.

“Tahun ini pengungkapan kasus narkoba yang ditangani jajaran Polda Maluku mengalami peningkatan sebanyak 36 kasus bila dibanding dengan tahun 2017,” kata Kapolda dalam keterangan pers akhir tahun 2018 di Mapolda Maluku, Senin (31/12/2018).

Kapolda merincih, dari 140 kasus yang diungkap diantaranya, Polres Pulau Ambon 59 kasus, Direktorat Resnarkoba Polda Maluku 49 kasus, Polres Maluku Tenggara 9 kasus, Polres Kepulauan Aru 8 kasus, Polres Maluku Tengah 6 kasus, Polres SBB 3 kasus, Polres Pulau Buru 2 kasus, Polres MTB 2 kasus, Polres SBT 1 kasus dan Polres MBD 1 kasus. “Walaupun terjadi peningkatan namun penyelesaian perkara terjadi penurunan dari 100 persen menjadi 81 persen,” ungkapnya.

Kapolda mengatakan dari jumlah kasus tersebut, barang bukti yang berhasil disita satuan kerja Direktorat Resnarkoba adalah sebagai berikut, sabu-sabu sebanyak 133, 7396 gram, ganja 774, 0321 gram, sintesis 10, 8019 gram, obat PCC 150 butir.

“Jumlah tersangka yang yang berhasil ditangkap diantarnya tersangka sabu-sabu 131 orang terdiri dari 10 orang tahanan perempuan dan 121 orang tahan laki-laki, sedangkan untuk tersangka ganja 32 orang tahan laki-laki,” katanya.

Selain narkoba, Kapolda juga menyebutkan selama 2018 Direktorat Resnarkoba dan jajarannya berhasil menyita minuman keras sebanyak 34.238 liter. Barang bukti tersebut telah dimusnahkan pada bulan Desember 2018. (ALFIAN)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *