Kawasan Transmigrasi Jadi Sarang Sebaran Rokok Ilegal

by
Ribuan rokok ilegal dimusnahkan Bea Cukai kota Ambon merupakan sitaan dari daerah transmigrasi (3/12). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, –Daerah transmgrasi merupakan sarang penyebaran rokok ilegal. Ribuan batang rokok itu siang tadi dimusnahkan pihak Bea dan Cukai Kota Ambon di halaman kantor (3/12/2019).

Sebanyak 6.988 batang rokok yang dibakar dalam tiga bak. Rokok itu rerata merupakan rokok ilegal yang tak berpita cukai, berpita cukai palsu atau yang tidak sesuai peruntukan.

Pemusnahan minuman mengandung ethyl alcohol ilegal di Ambon

Kepada Terasmaluku usai pemusnahan, kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KKBC TMPBC) tipe C Ambon, Yanti Sarmuhidayanti, menyatakan itu merupakan hasil sitaan dari daerah yang didominasi pendatang. “Kebanyakan dari daerah transmigrasi atau banyak pendatang.

“Di Jawa banyak industri rokok. Karena itu termasuk low risk. Penduduk Maluku punya budaya kenapa rokok murah. Level kehidupan, lifestyle,” jelas Yanti usai pemusnahan yang bertepatan dengan ulang tahun kantor Bea dan Cukai itu.

Rokok tanpa pita itu sampai di Ambon dari tangan para pekerja lepas. Mereka berasal dari daerah di Pulau Jawa. Rokok-rokok itu lantas diperjualbelikan dengan harga murah atau dibawah rokok berpita yang umum dijual di toko.

Menurutnya penjualan rokok jenis ini jarang dikonsumsi orang Maluku. Tipe orang Maluku, katanya, lebih menyukai sesuatu yang bermerek atau yang jelas. Karena itu perburuan barang kenai cukai lebih ringan dipetakan.

loading...

Sedang lain halnya dengan jenis minuman mengandung ethyl alcohol. Sebanyak 21 botol minuman berbagai merek adalah sitaan dari toko. “Yang kami temukan dia menjual tanpa ijin. Mereka mahal semua. Ada chivas regal, Jack Daniel’s, Baiyles,” terang dia.

Dalam pemetaan barang sitaan, karakter masyarakat juga amat menentukan. Untuk peredaran minuman keras ilegal diakuinya tidak sebanyak jenis rokok. Salah satunya kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol tradisional. Dalam pemusnahan itu mereka juga menghancurkan 300 botol likuid vape tanpa pita cukai.

Ini menjadi langkah besar Bea dan Cukai dalam kerjanya di Ambon. Dia berharap pertambahan usia serta penghargaan ISO yang diterima kantornya dapat membuktikan integritas kerja mereka di Ambon. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *