Kejari Ambon Bidik Dugaan Penyimpangan Jasa Covid di RSUD Tulehu

by
Kajari Ambon, Dian Fris Nalle

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Mencuatnya kabar tak sedap dari RSUD dr. Ishak Umarela Tulehu terkait pembagian Jasa Covid-19 beberapa waktu lalu rupanya menarik perhatian Kejaksaan Negeri Ambon.

Bahkan, diam-diam Kejari Ambon dibawah pimpinan Dian Fris Nalle lewat Pidana Khusus (Pidsus)nya tengah melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan Jasa Covid di Rumkit milik Pemda Maluku yang terletak di kawasan Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon ini.

Ini dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Dian Fris Nalle saat dkonfirmasi Kamis (29/7/2021).

Sebagaimana diketahui, Februari lalu, kabar tak sedap soal pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan dan Jasa Covid di RSUD Ishak Umarela ini mencuat ke publik.

Bahkan DPRD Provinsi Maluku melalui Tim Pengawas Covid sampai-sampai memanggil Direktur RSUD dr. Ishak Umarela, dr. Dwi Murti Niryati dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku yang saat itu masih dijabat dr. Meikyal Pontoh untuk membahas ini.

Pertemuan ini dilakukan menyusul adanya laporan pembayaran insentif Nakes tidak sesuai yang seharusnya, para nakes Tim Covid justru memperoleh besaran insentif jauh lebih sedikit karena pihak Rumkit memotongnya. Lebih parahnya lagi, pejabat teras termasuk Direktur yang saat itu terpapar Covid sehingga tidak ikut kerja lapangan bahkan terima insentif jauh lebih besar.

Tidak hanya insentif Nakes, dari informasi juga, Jasa Covid yang diperoleh dari claim perawatan pasien Covid juga alami hal serupa, tidak sesuai.