Keluarga Tolak Autopsi, Polresta Ambon Tetap Usut Kasus Tewasnya Firman

by
Foto : Humas Polresta Ambon

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Meski sempat dievakuasi ke RS. Bhayangkara Polda Maluku di Tantui, pihak keluarga Firman Ali alias La Tole (20) menolak dilakukan autopsi jasad korban.

Korban yang berprofesi sebagai tukang ojek ini sebelumnya ditemukan di bagian bawah JMP Ambon tepatnya pada Pile Cap tiang ke-11 dalam posisi terlentang, Kamis (19/8/2021).

Korban pertama kali ditemukan oleh pendayung perahu.

BACA JUGA : Tukang Ojek Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah JMP Ambon

Sebelum ditemukan tak bernyawa di bawah JMP, pada Rabu malam, korban diketahui sempat konsumsi minuman keras bersama dua rekannya yang tak dikenali oleh ibu korban.

BACA JUGA : Konsumsi Miras Sebelum Ditemukan Tewas di Bawah JMP, Sang Ibu Sempat Larang Korban

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Izack Leatemia. Foto : Istimewa

“Yang saya tahu, keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah,”ungkap Kasusbbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Izack Leatemia Kamis malam.

Atas penolakan tersebut, lanjut Juru Bicara Polresta Ambon ini telah dibuatkan berita acara penolakan autopsi.

BACA JUGA : Misteri Penyebab Tewasnya Tukang Ojek di Bawah JMP Ambon Masih Diselidiki

Namun kata dia menambahkan, penyelidikan terhadap penyebab tewasnya korban tetap dilakukan. “Tapi kasusnya masih dalam Lidik Kepolisian,”sambungnya.

Menyinggung dua rekan korban yang sempat konsumsi miras bersama-sama pada malam hari sebelum korban ditemukan tewas di bawah JMP Ambon, Leatemia mengaku masih didalami oleh Penyidik Polresta Ambon. “Dalam pendalaman oleh penyidik,”jawabnya singkat. (Ruzady)