Kementerian ESDM Resmikan Sumur Bor Desa Latuhalat

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) RI melalui Badan Geologi meresmikan sumur bor di Desa Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Jumat (1/2/2019).

Peresmian sumur bor dilakukan Direktur Teknis, Lingkungan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Sri Raharjo bersama anggota Komisi VII DPR RI Mercy Barends, dan Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler.

Sri Raharjo mengatakan, peresmian ini menandakan sumur bor yang dikerjakan sejak 2018 sudah bisa digunakan oleh masyarakat Desa Latuhalat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Hal ini juga dimaksudkan sebagai sosialisasi kepada masyarakat bahwa pemerintah pusat telah bekerjasama dengan pemerintah daerah dan didukung oleh DPR RI, karena telah memiliki prorgarm untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengentasan daerah sulit air bersih melalui pengeboran air dalam tanah,” ungkap Sri Raharjo.

Menurut dia sumur bor dilakukan untuk memberikan solusi kepada masyarakat. Sebab di beberapa daerah masih kesulitan air bersih karena kondisi alamnya.

Sri Raharjo menyebutkan, program penyediaan air bersih di Kementerian ESDM sudah dimulai sejak 2005 hingga 2018. Sudah sebanyak 2288 unit sumur bor dibangun dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 144,4 kita m3/tahun. “Dari jumlah sumur bor tersebut telah melayani 6,6 juta masyarakat di daerah sulit air bersih yang tersebar di 33 provinsi dan 312 kabupaten,” katanya.

Ia menambahkan, sumur bor tersebut memiliki spesifikasi teknis yaitu kedalaman sumur 100-125 m, dengan debit air rata-rata 2 liter per detik. Sehingga lanjutnya aman bila meski kemarau berkepajangan.

Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Kementerian ESDM bagi warga Latuhalat. Karena itu Syarif Hadler meminta warga agar sumur bor tersebut dijaga dengan baik. “Karena inti dari keberlanjutan bantuan ini adalah menjaga dengan baik pemberian ini,” katanya.

Ia juga meminta kepada masyarakat desa Latuhalat untuk memakai air sesuai dengan kebutuhan saja.”Saya berharap masyarakat dapat menjaga barang ini dengan baik untuk kepentingan bersama dan jangan boros,” kata Syarif Hadler. (ALFIAN)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *