Kendati Yang Sembuh Banyak Pemkot Lanjutkan PSBB Transisi Tahap II

by
Suasana Jalan Ay Patty Kota Ambon di hari pertama PSBB transisi II Senin (3/8/2020), FOTO: Tersmaluku.com

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Kota Ambon masuk jilid kedua (II) penerapan PSBB Transisi. Aturan terkait pembatasan juga protap kesehatan masih sama dengan yang sebelumnya, meski luasan zona merah kecil. Nyatanya masih saja ada penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif covid-19.

Kota Ambon resmi ‘bebas’ dari aturan PSBB yang berlangsung selama satu bulan. Warga kota khususnya kembali mendapat kelonggaran beraktivitas saat Walikota Ambon Richard Louhenapessy resmi mengumumkan adanya PSBB transisi. Itu artinya harapan mendekati new normal atau tatanan hidup normal usai pandemi ada.

Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Aturan kesehatan yang begitu ketat, regulasi pembatasan pergerakan orang di penghujung klaster PSBB transisi malah bertambah. Kabar terkahir yang cukup mencengangkan adalah saat 24 pegawai Balai POM Ambon positif pada Rabu 29 Juli lalu.

“Total 26 orang pegawai termasuk Kepala Balai POM Ambon positif terinfeksi Covid-19. Mereka telah dikarantina untuk menjalani proses penyembuhan,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, di Ambon, saat wawancara Rabu (29/7/2020).

Loading...

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengambil langkah konsisten untuk melanjutkan PSBB transisi jilid dua yang dimulai hari ini, Senin 3 Agustus 2020. Juru bicara Gustu Covid-19 Kota Ambon, Joy Andriaansz memberikan komentaranya.

“Dengan mempertimbangkan masih terjadi penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif, walaupun memang angka kesembuhan menunjukkan trend yang semakin meningkat,” jelasnya kepada wartawan. Atas pertimbangan itu serta langkah-langkah penanganan Covid-19, gugus tugas kota memutuskan untuk memperpanjang PSBB Transisi.

Soal prosedur masih sama dengan aturan penerapan sebelumnya. “Pada PSBB Transisi tahap II, ada beberapa jenis usaha yang sudah dapat dibuka dengan pembatasan waktu namun tetap Wajib memberlakukan protokol kesehatan dan ada juga berapa jenis usaha yang waktu buka usahanya ditambah,” terangnya. Sementara semua aktivitas masyarakat diharapkan selesai pada pukul 22.00 WIT. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *