Kepala BNN Maluku Dicopot Terkait Penggrebekan Rumahnya Oleh Ditres Narkoba

by
Kepala BNN Provinsi Maluku Birjen Pol Rusno Prihardito memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kantor BNN, Senin (30/4).

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Brigjen Pol Rusno Prihardito dicopot dari jabatannya. Ia akan digantikan Aris Purnomo, Wakapolda Sumatera Selatan. Pencopotan Rusno terjadi setelah pengrebekan rumahnya oleh aparat Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Maluku, Rabu (8/8/2018) malam. Saat itu aparat Ditres Narkoba menangkap dua oknum anggota BNN Maluku yang juga anggota Polri karena terkait pesta sabu-sabu di kawasan Kudamati Ambon.

BACA JUGA : Ditres Narkoba Polda Maluku Grebek Rumah Kepala BNN Lokasi Pesta Narkoba, Amankan Empat Orang

Rusno yang dikonfirmasi Terasmaluku.com, Selasa (14/8/2018) membenarkan hal ini. Ia mengatakan  saat ini berada di Jakarta untuk proses pergantian jabatan. “Iya benar, saya ditarik ke BNN pusat. Ini lagi persiapan untuk serahterima jabatan nanti siang. Saya diganti pak Aris Purnomo,” kata Rusno.

Loading...

Ditanya apakah pencopotan ini terkait pengrebekan rumah sewaannya di kawasan Karang Panjang Kota Ambon oleh Ditres Narkoba Polda Maluku, Rusno tidak menapik hal itu. “Saya ditarik biar suasana terkendali dan kondusif dulu,” kata Rusno.

BACA JUGA : Polda Maluku : Dua Oknum BNN Yang Diamankan di Sekitar Rumah Kepala BNN Maluku Terkait Pesta Sabu di Kudamati  

Sebelumnya Rabu (8/8/2018) malam, aparat gabungan  Ditres Narkoba Polda Maluku yang didukung Propam Polda mengrebek rumah sewaan Kepala BNN Maluku di Karang Panjang Ambon. Rusno sendiri tidak berada di rumahnya saat itu. Namun dalam pengrebekan tersebut, aparat menangkap dua oknum anggota BNN Maluku yang juga oknum anggota Polri. Keduanya ditangkap terkait pengembangan kasus pesta sabu-sabu di kawasan Kudamati Ambon pada 5 Agustus 2018 yang melibatkan dua warga sipil lainnya.

Pasca peristiwa ini, BNN Pusat mengirim  dua tim investigasi untuk mengusutnya. Secara terpisah tim dipimpin seorang Brigjen itu mendatangi Polda Maluku dan BNN Maluku untuk mengusut kasus pengrebekan rumah kepala BNN Maluku. (ADI)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *