Kepala BNPB Serahkan Hasil Penggalangan Dana Korban Gempa Maluku, Ini Nilainya

by
Kapela BNPB Doni Monardo (tengah) berfoto usai menyerahkan bantuan kepada pemerintah provinsi serta Kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat (SBB), Minggu (27/10/2019). FOTO : BNPB

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepala Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo kembali menyerahkan bantuan kepada pemerintah provinsi serta Kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat (SBB) yang terdampak bencana gempa bumi magnitudo 6.5 pada 26 September 2019.

Dana bantuan sebesar Rp2 miliar yang diserahkan langsung oleh Doni Monardo kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku maupun tiga daerah terdampak gempa di Posko Tanggap Darurat Bencana Maluku di Makorem 151/Binaiya, Minggu (27/10/2019).

Dana bantuan tahap ketiga tersebut dihimpun saat kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2019 yang digelar di provinsi Bangka Belitung pada 13 hingga 15 Oktober 2019. “Saya menyerahkan amanah dari kawan-kawan yang ikut menghadiri Bulan Pengurangan Risiko Bencana di Provinsi Bangka Belitung kepada pemerintah dan masyarakat yang terdampak gempa di Maluku. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk meringankan benar para korban,” kata Doni saat menyerahkan bantuan tersebut.

Doni menyebutkan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana dari Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman serta pegawai negeri sipil (PNS) serta masyarakat, dunia usaha dan BPBD se-Indonesia.

Dana tersebut, ujarnya telah ditransfer ke rekening Kepala BPBD provinsi Maluku, Farida Salampessy dan akan dibagikan kepada BPBD Maluku, Kota Ambon, Maluku Tengah dan SBB masing-masing sebesar Rp500 juta.  Mantan Pangdam XVI Pattimura tersebut juga menyebutkan bencana gempabumi yang mengguncang provinsi Maluku, menarik perhatian dan simpati banyak kalangan untuk mengulurkan tangan dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak dan harus hidup di lokasi pengungsian.

loading...

Sebelumnya BNPB telah menyalurkan Dana Siap Pakai (DSP) untuk menangani berbagai permasalahan pascagempa Maluku sebesar Rp6,5 miliar dalam tiga tahap. Dana tahap pertama (saat kejadian) sebesar Rp1 miliar dan dibagikan kepada BPBD provinsi Maluku serta BPBD Kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah dan SBB masing-masing sebesar Rp250 juta.

Tahap kedua juga sebesar Rp1 miliar dan masing-masing juga memperoleh daerah Rp250 juta, sedangkan tahap ketiga sebesar Rp3,5 miliar, di mana BPBD Maluku memperoleh Rp500 juta, sedangkan Kota Ambon, Maluku Tengah dan SBB masing-masing Rp1 miliar.

Doni menambahkan, saat ini BNPB dibantu BPBD Maluku dan kabupaten/kota berusaha untuk menemukan cara lebih efisien dan efektif dalam penanganan gempa yang terjadi di Maluku, termasuk memberikan prioritas agar masyarakat yang terdampak segera bisa memperoleh bantuan, terutama yang rumahnya mengalami rusak berat, sedang dan ringan.(ANT)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *