Kepsek Diingatkan Jangan Beratkan Siswa Baru Untuk Pakaian Seragam

by
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji

TERASMALUKU.COM,-AMBON Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji telah mengingatkan terkait proses penerimaan siswa baru, pihak sekolah tidak boleh memberatkan siswa dalam hal pembelian pakaian seragam.

Sebab saat ini masih masyarakat masih kesulitan akibat dilanda Pandemi Covid-19. Ini sudah disampaikan Sangadji sejak Juni lalu.

Namun karena masih ada sekolah yang tidak mentaati hal ini, maka kembali dipertegas untuk seluruh Kepala Sekolah tingkat SMA/SMK tidak diperbolehkan memberatkan siswa dimasa Pandemi Covid-19.

Ini disampaikan melalui Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Husen Mandati.

Menurut Mandati, pihaknya bersama Kadis dan sejumlah pejabat dinas telah melakukan rapat untuk membahas penggunaan seragam siswa baru. Dimana, Instruksi Kadis sangat jelas, tidak boleh ada sekolah di Provinsi Maluku khususnya Kota Ambon dan kabupaten lainnya menjual belikan pakaian seragam sekolah ke siswa dengan harga mahal.

“Kepala Dinas telah memerintahkan saya selaku Sekretaris untuk mengadakan rapat dengan seluruh Kepala SMA/SMK se-Kota Ambon. Dikarenakan informasi yang diperoleh untuk Kota Ambon pihak sekolah sangat memberatkan siswa baru untuk pakaian seragam,”ungkapnya melalui siaran pers yang diterima terasmaluku.com Senin (19/7/2021).

Pertemuan berlangsung diruang Kadis, Sekretaris didampingi Kabid Pembinaan GTK Paula Tahapary.

Dihadapan para Kepsek SMA/SMK, dikatakan, ada lima butir pernyataan Kadis yang mesti dipatuhi para kepala sekolah di Maluku.

Pertama, seluruh sekolah di Provinsi Maluku dilarang memperjual belikan pakaian seragam siswa dengan alasan apapun.