Kesalahan Proses Produksi, Jutaan Vaksin Covid-19 Rusak di Pabrik Baltimore Amerika

by

Suara.com – Jutaan vaksin Covid-19 rusak di pabrik Baltimore, Amerika milik Emergent BioSolutions. Ini adalah salah satu perusahaan yang digunakan Johnson&Johnson untuk memproduksi vaksin Covid-19 buatannya.

Perusahaan Johnson & Johnson pun langsung berbagi masalah kualitas dengan Food and Drug Administration (FDA) AS. Perusahaan farmasi itu mengatakan akan mengirimkan lebih banyak orang untuk mengawasi produksi vaksin Covid-19 di pabrik untuk meminimalkan kasus serupa.

“Kualitas dan kemanan terus menjadi prioritas Utama kami,” kata Johnson & Johnson dikutip dari Express.

Perusahaan pun berjanji akan mengirimkan 80 juta dosis vaksin Johnson & Johnson ke AS pada akhir Mei 2021, meskipun sekarang ini masih menghadapi masalah baru akibat kesalahan manusia.

Perlu dipahami bahwa vaksin Johnson & Johnson Covid-19 berbeda dari suntikan vaksin Moderna dan Pfizer yang digunakan di Inggris. Jika kedua vaksin Covid-19 itu perlu dibekukan atau disimpan di lemari pendingin, sedangkan vaksin Johnson & Johnson ini lebih mudah pendistribusiannya.

Selain itu, vaksin Covid-19 Johnson & Johnson ini juga cukup digunakan dalam satu kali suntikan, beberda denga vaksin Moderna dan Pfizer yang harus dua kali suntikan.