Kesembuhan Pasien Covid di Maluku Bertambah, yang Positif dan Meninggal Juga Mengekor

by
Kasrul Selang memberikan keterangan pers teranyar kasus Covid-19 di Maluku, Senin (11/5/2020). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Data terbaru kesembuhan pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Maluku bertambah. Sebelumnya Maluku punya 12 kasus sembuh, kini bertambah 5 kasus baru menjadi 17 kasus sembuh.

Meski begitu kejadian kasus pasien terkonfirmasi positif dan meninggal pung mengekor. Terhitung perhari ini Senin 11 Mei 2020, terdapat tambahan empat (4) kasus positif Covid-19. Itu berarti total kasus di Maluku menjadi 36 kasus dari sebelumnya 32 kasus. Dan ada tambahan dua (2) kasus meningal Covid-19.

BACA JUGA : RL Meninggal Bukan Karena COVID-19, Gugus Tugas Sampaikan Permintaan Maaf

BACA JUGA : Tugas Baru, Hasil Pasien SBB Positif Covid-19, Gustu Lakukan Lacak Jejak

Kasus pesembuhan ini merupakan sumbangan dari para pasien terkonfirmasi yang lama dan telah menjalani perawtan di RSUD. Dr. Haulussy Ambon hingga tuntas. Dengan perawatan menyeluruh mereka boleh melewati masa sulit dan berhasil memerangi virus korona.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Maluku, Kasrul Selang menyebutkan detil nomor kasus pasien yang sembuh. Mereka antara lain pasien kasus 15, 16, 17, 19, 21. “Mereka dinyatakan sembuh dan layak untuk keluar,” beber Kasrul saat memberikan keterangan pers Senin (11/5/2020) malam di Lantai VI Kantor Gubernur Maluku.

Loading...

Mereka yang sembuh pun telah melewati pengujian swab sebanyak dua kali dan hasilnya negatif. Tanda-tanda atau gejala penyerta covid-19 pun sudah tak tampak. Dengan begitu mereka dinyatakan layak dan bebas virus. Para pasien smebuh ini pun telah pulang ke rumah. “kita pastikan mereka sudah kembali. Tapi memang saya baru ketemu dia tadi. Yang sembuh di Namlea sudah kita buatkan surat jalan,” lanjut Kasrul.

Sementara itu ada tambahan empat (4) kasus terkonfirmasi positif. “Tambah 4 positif, pasien kasus 33 inisial MG usia 44 tahun rujukan RST, pasien kasus 34 inisial AH RS Haulussy umur 59 tahun. Pasien kasus 35 inisial DAS dari Seram Bagian Barat (SBB) dan pasien kasus 36 insial MA yang telah meninggal lebih dulu,” beber Kasrul.

Dari empat kasus konfirmasi positif ini, dua kasus kata Kasrul belum disampaikan ke pihak keluarga. Pihaknya pun memilih untuk tidak membuka detil dua kasus tersebut. Gustu berencana untuk memberikan surat kepada pihak keluarga untuk menjelaskan detil kesehatan dan hasil pemeriksaan lab.

Untuk data kasus pasien meninggal covid-19 ada dua. Yaitu pasien inisial DAS yang meninggal dunia pada 7 Mei dan MA yang meninggal pada 30 April 2020. Hasil laboratorium swab kedua pasien ini memang baru diketahui setelah pasien meninggal dunia. Pihak gustu pun baru menerima hasil tersebut dan langsung mengumumkannya secara resmi. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *