Ketika Gubernur Harus Jadi Chef Profesional

by
Para pejabat Maluku meracik bumbu untuk membuat nasi goreng dalam lomba masak merdeka yang digelar di ACC, Jumat (18/8). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tangan Gubernur Maluku Said Assagaff  lincah memotong bawang merah. Ia juga mahir memotong sayur dan cabe rawit. Layaknya chef koki profesional, Assagaff pun meracik aneka bumbu untuk masak  nasi goreng.  Itulah aksi Assagaff dalam lomba Masak Merdeka yang digelar di Ambon City Center (ACC) pada  Jumat (18/8).

Sesekali  Assagaff  memandangi Pangdam 16 Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo, Kapolda Maluku Irjen Pol Deden Juhara, Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan pejabat lainnya yang menjadi peserta lomba itu. Assagaff pun membuat  nasi goreng miliknya.

Retty Assagaff, sang istrinya, tidak bisa berbuat banyak melihat suaminya, orang nomor satu di Maluku ini  berlaga sebagai chef. Ia hanya memberi semangat kepada sang suami.“Ibu-ibu jangan bantu,jangan ada yang bisik-bisik, karena juri akan bertindak adil,”tutur Assagaff, yang disambut tawa peserta dan ibu – ibu lainnya.

Lomba masak ini digelar Kodam Pattimura dan Pemerintah Kota Ambon  untuk memeriahkan HUT  Ke 72  RI dan HUT Kota Ambon ke 442 pada 7 September nanti.   Tidak hanya Assagaff, para pejabat lainnya yang ikut perlombaan datang bersama istri dan ibu – ibu lainnya.

Pejabat peserta lomba masak layaknya, chef profesional, nampak mahir membuat nasi goreng dengan aneka bumbu yang disajikan. Namun sesekali para pejabat ini mendapat bisikan dari istri serta ibu – ibu lainnya menyampaikan  bahan masakan yang harus digunakan untuk membuat nasi goreng.

Dalam lomba masak ini, peserta sebenarnya   bebas membuat  masakan apa saja. Namun para pejabat Maluku ini semuanya membuat nasi goreng, masakan yang dinilai paling mudah dibuat. Walikota Ambon Richard Louhenapessy saat sambutan pembukaan lomba ini mengatakan, ada dua menu yang sudah diakui dunia dari Indonesia yakni, rendang dan nasi goreng.

Loading...

“Kali ini rendang agak susah, jadi kali ini nasi goreng saja. Tapi yang uniknya,  para chef yang terlibat  bukan ibu-ibu,tapi bapak-bapak,”kata Walikota yang disambut tawa peserta dan undangan lainnya.

Hasil masakan peserta langsung dinilai chef  internasional, Bara Patiradjawane yang didatangkan khusus menilai masakah para pejabat Maluku. “Yang dinilai selain cita rasa masakan, juga tekstur hasil masakan,” kata Bara.

Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kodam) 16 Pattimura Brigjen TNI Tri Soebandono akhirnya  mejuarai lomba masak ini.  Tri mengalahkan  atasannya, Pangdam 16 Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo. Sementara juara kedua ditempati Komandan Resort Militer (Danrem) 151 Binaiya Kolonel Inf. Christian Tuhuteru, sedangkan juara ketiga direbut  Sekertaris Kota Ambon, A.G. Latuhure.

Perlombaan ini juga diikuti Komandan Lantamal IX Ambon Laksamana Pertama TNI Nur Singgih Prihartono,  Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Aldrin Petrus Mongan, Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Kapolres Pulau Ambon AKBP Sucahyo Hadi serta pimpinan SKDP lingkup Pemprov Maluku da Kota Ambon.

Perlombaan ini mendapat perharian dari pengunjung pusat perbelanjaan itu.  Gubernur mengatakan, perlombaan ini untuk lebih meningkatkan kekompakan antara  aparat keamanan dan pemerintah daerah di Maluku, serta diharapkan merembes kepada masyarakat luas.

“Jangan lagi ada keretakan-keretakan di bangsa ini, terutama di Provinsi Maluku, karena kita akan lawan bersama-sama, sekecil apapun gejala-gejala keretakan itu,” katanya.(DED/IAN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *