Kodim Masohi Kembali Kirim Logistik Bagi Korban Kelaparan Suku Mausu Ane

by
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1502/Masohi Mayor Inf Adi Eka Jaya bersama anggota Kodam XVI/Pattimura membawa bahan makanan dan melakukan pengobatan kepada warga Suku Mausu Ane yang berada di Desa Morokay Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (25/07/2018). Kasdim berfoto bersama sebagian warga Suku Mausu Ane. FOTO : PENREM 151/BINAYA

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Komando Distrik Militer (Kodim) 1502/Masohi kembali mengirim bantuan logistik bahan makanan dan kebutuhan lainnya  kepada korban kelaparan warga suku Mausu Ane yang berada di Desa Morokay Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (25/07/2018).

Aparat Kodim Masohi serahkan bantuan bahan makanan kepada warga Suku Mausu Ane, Rabu (25/7/2018). FOTO : PENREM 151/BINAIYA

Bantuan logistik langsung dibawa Kepala Staf Kodim (Kasdim) Masohi  Mayor Inf Adi Eka Jaya berserta rombongan  dari Kodam XVI/Pattimura yang diwakili Kodim. Para anggota TNI bersama ibu-ibu Persit KCK Cb XXV Kodim 1502/Masohi dan  Koramil 1502-05/Wahai membawa bantuan dengan berjalan kaki melintasi hujan dan sungai ke warga suku Mausu Ane.

Bantuan yang dibawa diantaranya merupakan bantuan dari Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto. Selain bahan makanan, rombongan Kasdim Masohi juga memberikan pemerikasaan dan pengobatan kesehatan  oleh Bakes Serda Agus Teguh kepada salah satu warga Piter lpana umur 38 tahun suku Mausu Ane yang mengalami sakit  muntaber akibat mengonsumsi air sungai yang belum dimasak.

Loading...

Mayor Inf Adi Eka Jaya mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk tugas dan tanggung jawab TNI terhadap masyarakat pedalaman suku Mausu Ane guna membantu kesulitan rakyat yang mengalami bencana kelaparan sejak awal Juli 2018. Dia mengakui warga di sana masih memerlukan bantuan apa saja untuk memulihkan kondisi mereka.

Aparat TNI evakuasi warga Suku Mausu Ane yang sakit untuk mendapat pengobatan. FOTO : PENREM 151/BINAIYA

“Namun apa yang kami lakukan ini tentunya tidak semuanya berjalan dengan mulus mengingat wilayah yang amat sulit di tempuh dengan kendaraan, berjalan kaki, tentunya dengan perjuangan anggota TNI dari Kodim 1502/Masohi, semangat  melaksanakan tugas harus melewati sungai dalam mengawal logistik dan menyerahkan kepada warga,” kata Mayor Inf Adi Eka Jaya.

Warga Suku Mausu Ane sejak awal Juli 2018 mengalami kelaparan setelah hasil kebun mereka dimakan tikus dan babi hutam. Mereka kehabisan makanan. Akibat kekurangan makanan, dua orang balita dan seorang Lansia meninggal dunia. Kasus ini terungkap setelah warga Suku Mausu Ane mendatangi pemukiman warga Maneo Rendah untuk meminta bantuan makanan. (ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *