Komplotan Pencuri Kendaraan Bermotor di Ambon Diringkus Polisi

by

AMBON- Aparat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau –Pulau Lease, Rabu (4/5) meringkus delapan orang tersangka pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) yang sering beraksi di wilayah Kota Ambon. Dari tersangka, polisi mengamankan sepuluh unit sepeda motor hasil curian.

“Para tersangka ini adalah komplotan spesialis curanmor yang sering beraksi di wilayah hukum Polres Ambon. Mereka ditangkap di sejumlah lokasi di  Kota Ambon dan kami langsung amankan mereka ke Polres,” kata   Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau – Pulau Lease  AKP  Baiquni Wibowo dalam keterangan pers kepada wartawan di Mapolres, Rabu lalu. Dalam keterangan itu, polisi perlihatkan delapan tersangka berikut barang bukti hasil curian mereka di halaman Mapolres Ambon.

Para tersangka yang ditangkap ini sempat menjadi buronan polisi  selama satu bulan. Komplotan spesialis curanmor wilayah Ambon  ini terbokar  setelah polisi menangkap salah seorang tersangka  komplotan ini  karena menjambret seorang warga di  kawasan Terminal  Mardika Ambon.  Korban penjampretan  itu melaporkan ke polisi.

Dari penangkapan tersangka penjambretan itu kasus curanmor  lainnya  terbokar dengan melibatkan tujuh   tersangka lain. “Ternyata pelaku penjambretan itu memiliki hubungan  dengan kasus curanmor yang tengah kita tanganani dan melibatkan tersangka lainnya,”kata Wibowo.

Dari pengakuan tersangka penjambretan itu, polisi kemudian menangkap tujuh tersangka lainnya bersama barang bukti sepuluh unit sepeda motor berbagai jenis.

Dari delapan tersangka itu, salah satu tersangka adalah  penadah, yang membeli motor hasil  curian komplotan ini berinisial A. “Para tersangka menjual sepeda motor hasil curian ke seorang penadah, dan yang bersangkutan kita amankan juga,” katanya.

Ia juga menyatakan, sebagian diantara  tersangka ini  adalah risidivis kasus serupa yang pernah ditangani Polres Pulau Ambon.

Dalam menjalankan aksi mereka,  tersangka mencari target sepeda  motor yang diparkir dalam kondisi tidak terkunci setirnya.  Setelah mendapat sepeda motor yang tidak terkunci setirnya, tersangka kemudian membawa  kabur sepeda motor dengan cara mendorong  secara estapet. Kemudian mereka menjualnya ke penada.

Para tersangka dan barang bukti sepuluh unit sepeda motor hasil curian itu  kini diamankan di Mapolres Pulau Ambon.  Tersangka mengakui mencuri sepeda motor  karena butuh uang untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari. ADI